' Birokrat dan Polisi se-Jabar Dilarang Berpihak di Pilgub 2013 - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Birokrat dan Polisi se-Jabar Dilarang Berpihak di Pilgub 2013

Birokrat dan Polisi se-Jabar Dilarang Berpihak di Pilgub 2013

Written By Angga Harja S on Monday, December 10, 2012 | 7:00 AM


BANDUNG - Pegawai Negeri Sipil yang juga anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sudah sejak lama menjadi incaran partai politik. Keberadaan dan peran kalangan birokrat ini memang dirasa sangat penting, mengingat mereka adalah penyelenggara negara dan daerah, termasuk juga menjadi perangkat pembantu dalam penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada). Karena itu, Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongrajaan (IKAPTK) Jawa Barat bertekad tetap menjaga netralitasnya.

Para Alumni APDN/IIP/STPDN/IPDN yang tergabung dalam IKAPTK, menyatakan kesiapannya untuk membantu menyuksekan gelaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar dengan menjaga netralitas demi terpilihnya pemimpin yang amanah. “Menghadapi situasi politik saat ini, para alumni IKAPTK diminta ikut mensukseskan Pilgub agar pemimpin terpilih adalah yang terbaik,” ujar Ketua DPP-IKAPTK Jabar Danny Setiawan dalam keterangan persnya, Minggu (9/12).

Dia menjelaskan anggota IKAPTK yang merupakan para birokrat pemerintahan juga diingatkan agar tidak terjebak dalam godaan dan kepentingan politik yang bersifat pragmatis. Sebagai alumni pendidikan kedinasan di lingkungan Kementerian Dalam Negeri, para anggota IKAPTK juga telah bersumpah untuk selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta mengayomi seluruh masyarakat tanpa membedakan golongan. 

“Anggota IKAPTK juga bersumpah taat sepenuhnya pada pemerintah yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan,” katanya. Meski demikian, katanya, para alumni IKAPTK tetap berkewajiban untuk bersikap kritis manakala terjadi penyimpangan dalam penyelenggaraan manajemen pemerintahan dan pembangunan di lingkungan tempat tugasnya. Sikap proaktif paling diutamakan dalam upaya-upaya perbaikan khususnya pelaksanaan agenda reformasi birokrasi.

Selain penentuan sikap dalam gelaran Pilgub, IKAPTK juga melakukan konsolidasi organisasi dan penyusunan program kerja setahun ke depan. Anggota IKAPTK Jabar, lanjutnya, harus membulatkan kembali tekadnya untuk memperkokoh jatidiri alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan sebagai Kader Aparatur Pemerintahan yang berjiwa pelayanan, berjiwa kepemimpinan dan berjiwa kenegarawanan. 

"Karena itu, segenap anggota IKAPTK diwajibkan untuk semakin mengasah kompetensinya serta meningkatkan komitmen dan integritasnya sebagai penggerak birokrasi pemerintahan yang profesional," kata Danny yang juga mantan Sekretaris Daerah Prov Jabar serta menjabat Gubernur Jabar periode 2003-2008.

Untuk diketahui, jumlah alumni IPDN saat ini telah berjumlah 5.345 orang yang tersebar di seluruh wilayah Jabar. terdiri dari para alumni Kursus Dinas-C (KD-C), alumni APDN, alumni Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), alumni STPDN. Mereka menduduki posisi-posisi strategis mulai dari Lurah, Camat, para Kepala Dinas, Sekretaris Daerah, juga beberapa Bupati dan Wali Kota.

Netralitas Polda Jabar

Soal netralitas ini juga disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol.TB Anis Angkawijaya. Ia menegaskan sikap netral harus ditunjukan jajaran kepolisian dalam Pilgub Jabar 2013 mendatang. Netralitas tersebut dengan tidak mendukung dan mengarahkan suara terhadap calon tertentu. Tugas utama jajaran kepolisian adalah menjaga pelaksanaan pilgub yang aman dan kondusif.

"Mau merah, kuning atau warna apapun, tugas polisi adalah mengamankan. Bukan mengiring suara untuk kepentingan salah satu calon," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Anis Angkawijaya saat berkunjung ke Mapolres Bogor Kota, Sabtu (8/12). Ditambahkan Anis, sikap netralitas ini harus ditunjukkan juga dengan tidak mengarahkan keluarga dan warga sekitar tempat tinggalnya untuk memilih salah satu pasangan calon. 

Sikap polisi dalam pilgub cukup memberikan hak suaranya tanpa harus mengajak atau mempengaruhi hak suara orang-orang sekitar. "Tugas kita mengamankan. Kalau polisi tidak bersikap netral akan berbahaya. Bisa-bisa dia mengamankan pasangan pilgub pilihannya dong. Tugas polisi adalah mengamankan keseluruhan pilgub," jelasnya. FER/ALI
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger