' Bantu Keluarga Satari Pemuda Krangkeng Galang Dana Melalui Geser - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Bantu Keluarga Satari Pemuda Krangkeng Galang Dana Melalui Geser

Bantu Keluarga Satari Pemuda Krangkeng Galang Dana Melalui Geser

Written By Angga Harja S on Tuesday, December 18, 2012 | 7:00 AM


INDRAMAYU (LJ) - Kondisi keluarga Satari (kaleng) bersama Ny. Narimo pasangan suami istri (pasutri) warga asal Blok Tangsi RT 06/03 Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu sangat memprihatinkan. Karena mereka harus menjalani hidup dengan kemiskinan dan kesusahan, tanpa adanya bantuan maupun perhatian dari pemerintah baik desa ataupun Pemkab Indramayu.

Dari pantauan LINGKAR JABAR, pasutri ini setiap harinya tinggal dan hidup hanya mengunakan tenda persis korban bencana alam. Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi, lahan yang mereka tempati untuk memasang tenda sebagai tempat berteduh atau rumah itu, milik orang lain alias numpang.

Kabar dari sejumlah warga setempat, tidak adanya perhatian dari pemerintah desa maupun Kabupaten Indramayu terhadap pasutri itu, lantaran saat pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) mereka tidak mendukung kepala desa yang saat ini menjabat.

"Kenapa keberadaan pasutri Satari dan Ny. Narimo tak mendapat perhatian dari pemerintah desa dan kabupaten. Karena saat Pilkades tidak mendukung kepala desa sekarang. Mungkin saja mereka itu korban politik dari kepala desa," ungkap warga yang namanya enggan di korankan sambil mengatakan, semua pernyataannya sesuai apa yang dikatakan kepala desa saat dirinya meminta bantuan untuk membantu keluarga Satari tersebut.

Meski kondisi pasutri itu tidak dihiraukan pemerintah desa, ternyata mendapat perhatian dari warga atau tetangganya. Sebab, melalui sekelompok pemuda di Desa Krangkeng yang mengatasnamakan dirinya dengan konsep Geser (Gerakan Seribu Rupiah) keluarga tersebut dapat terbantu.

Konsep Geser yang digagas Shofwan Hidayatullah beserta Amrun cs itu, akhirnya bisa mengumpulkan uang sebesar Rp.1500.000 yang berasal dari pengalangan dana warga setempat untuk membantu Satari dan keluarganya.

"Hati kami merasa terketuk dan tergugah untuk membantu keluarga Satari. Apalagi selama ini mereka hanya tinggal dengan mengunakan tenda yang lahannya sendiri milik orang lain. Mudah-mudahan dengan pengalangan dana sebesar Rp.1000 ini, dapat meringankan beban keluarga tersebut," ungkap Shofwan.

Menindak lanjuti laporan warga tentang kondisi pasutri Satari, Kepala Seksie Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Krangkeng, Lili Fadloli mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima laporan sama sekali terkait ada warga yang tinggal dan hidup di tenda. “Kami masih menunggu laporan dari pihak desa maupun warga soal yang dialami keluarga Satari dan Ny. Narimo,” akunya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Sementara, Kuwu atau Kepala Desa (Kades) Krangkeng, Maderi saat diminta keterangannya sulit ditemui. Baik saat di kantor desa maupun dikediamannya. MJD
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger