' Bantaran Sungai Cimanuk Diduga Jadi Lokasi Mesum - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Bantaran Sungai Cimanuk Diduga Jadi Lokasi Mesum

Bantaran Sungai Cimanuk Diduga Jadi Lokasi Mesum

Written By Angga Harja S on Thursday, December 20, 2012 | 7:00 AM


INDRAMAYU (LJ) - Lokasi bantaran atau tanggul yang menjadi penahan air dari Sungai Cimanuk Kabupaten Indramayu diduga sudah beralih fungsi. Pasalnya, hampir setiap hari baik siang maupun malam keberadaan tanggul itu kerap dikunjungi masyarakat ataupun dijadikan sebagai lokasi persingahan pengendara untuk beristirahat. Namun kondisinya yang minim lampu penerang, diduga kerap dimanfaatkan pengunjung sebagai tempat mesum terutama bagi kaula muda.

"Memang, lokasi ini sekarang semakin banyak dikunjungi masyarakat baik siang maupun malam hari. Tapi tidak sedikit diantara para pengunjung juga sering memanfaatkan kondisi gelap disini untuk berbuat mesum," kata Wardinah, tukang becak yang setiap malam mangkal di sekitar Bantaran Kali Cimanuk kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Wardinah mengatakan, sejauh ini dirinya belum pernah melihat ada razia atau patroli dari petugas kepolisian maupun Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Pemkab Indramayu disekitar bantaran Kali Cimanuk ini. Sehingga, siapapun yang datang kesini akan merasa aman dan nyaman.

"Udah gelap, tak ada razia lagi. Wajar saja jika banyak yang berbuat mesum disini. Toh keadaannya aman. Untuk itu saya berharap agar pihak terkait melakukan razia di lokasi bantaran kali ini agar tidak meresahkan penduduk setempat," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Rasidi, pedagang jajanan di lokasi bantaran Kali Cimanuk, ramainya pengunjung kesini sudah mulai dari siang hari. Tetapi. ketika menjelang sore sampai malam akan berubah fungsi menjadi tempat bekumpulnya anak-anak muda dan dijadikan tempat transaksi para pemuas nafsu.

“Saya berjualan disini sudah hampir 12 tahun. Dan saya buka warung hanya siang hari sampai menjelang sore dengan penghasilan bisa mencapai Rp 300 sampai Rp 400 ribu per hari. Tahu sering dijadikan ajang pemuas nafsu dari teman yang berjualan disini hingga malam hari," paparnya.

Sementara, Benyamin(42) mengungkapkan, dirinya merasa tenang dan santai apa bila sudah beristirahat di bantaran tersebut. Selain nyaman, juga dapat cuci mata. "Nyaman sih kalau istirahat disini. Namun satu hal yang menjadi ganjalan saya, yaitu untuk areal parkir terlalu sempit hingga menimbulkan macet. Juga kebersihannya kurang terjaga, banyak sampah-sampah yang terapung di Kali Cimanuk ini, sehingga mengurangi keindahannya," jelasnya.

Disinggung masalah kebersihan, Aminah yang juga pedagang di bantaran ini mengaku, untuk masalah kebersihan dirinya setiap hari di mintai retrebusi sebesar Rp 1000 rupiah oleh petugas Dinas Kebersihan.

"Makanya, selesai jualan saya hanya membersihkan warung saja. Karena sudah ada petugas yang meminta retribusi," tukasnya. SLH.        
   
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger