' Bank Milik Arifin Panigoro Merger Dengan Bank Woori Indonesia - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Bank Milik Arifin Panigoro Merger Dengan Bank Woori Indonesia

Bank Milik Arifin Panigoro Merger Dengan Bank Woori Indonesia

Written By Angga Harja S on Friday, December 14, 2012 | 7:00 AM


BOGOR - PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA) yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh konglomerat pemilik kelompok bisnis Medco Group, Arifin Panigoro, dan PT Bank Woori Indonesia (BWI) dipastikan segera merger. Saat ini, rencana penggabungan usaha dua bank menengah itu menunggu persetujuan Bank Indonesia (BI).

“Awalnya, pemegang saham berencana melepas 33 persen saham Bank Saudara kepada BWI. Namun, rencana itu bergeser menjadi penggabungan kedua bank,” kata Arifin Panigoro dalam keterangan persnya, Rabu (12/12). Arifin adalah pemegang 52,92 persen saham Bank Saudara. Pemegang saham lainnya adalah PT Medco Intidinamika sebesar 11,03 persen. Medco Intidinamika merupakan bagian dari Grup Medco, kelompok usaha yang dikendalikan oleh keluarga Panigoro.

Menurut Arifin, rencana merger Bank Saudara dan Bank Woori Indonesia sesuai peraturan Bank Indonesia (BI). Bank Woori pun merespons positif rencana tersebut. Namun, Arifin belum bersedia menyebutkan porsi saham Grup Medco di entitas baru hasil merger nantinya.

Sebelumnya, Bank Woori Indonesia akan mengakuisisi 764 juta (33 persen) saham Bank Saudara dari Arifin Panigoro dan Medco Intidinamika. Arifin Panigoro, Medco Intidinamika, dan Bank Woori telah menandatangani perjanjian pada 5 Juni 2012. Jika skenario awal itu terlaksana, saham Arifin Panigoro di Bank Woori akan berkurang menjadi 27,27 persen. Sedangkan saham Medco Intidinamika di bank tersebut menjadi 3,68 persen.

Direktur Utama Bank Saudara Yanto M Purbo pernah mengatakan, setelah akuisisi, manajemen memper timbangkan opsi merger. Namun, menurut dia, pelaksanaan merger kemungkinan tidak akan terealisasi dalam waktu dekat. Selama ini, Bank Woori Indonesia terkenal kuat di bisnis corporate banking. Sedangkan Bank Saudara lebih banyak bermain di ritel dengan porsi hingga 85 persen. Bank ini juga merintis bisnis wealth management.

Lewat merger dan akuisisi, Bank Woori ingin mengembangkan bisnisnya ke sektor konsumsi. Bank Saudara memenuhi beberapa kriteria seperti basis pelanggan kuat dan jaringan cabang luas. Sedangkan bagi Bank Saudara, Bank Woori memiliki permodalan kuat, serta infrastuktur dan manajemen risiko mutakhir.

Sebelumnya, dalam keterangan resmi Bank Woori Indonesia, disebutkan, Indonesia telah menjadi mitra strategis Korea di bidang ekonomi dan bisnis dalam beberapa dekade terakhir. Bank Woori berencana memperluas kehadirannya di Indonesia secara signifikan dan meningkatkan cakupannya melalui kemitraan dengan bank lokal di Indonesia.

Pada 2011, Bank Saudara mencetak kenaikan laba bersih 50,21 persen dari Rp59,94 miliar pada 2010 menjadi Rp90,04 miliar. Pertumbuhan laba tersebut terutama ditunjang oleh kenaikan laba operasional. Tahun lalu, laba operasional Bank Saudara tercatat mencapai Rp123,34 miliar, meningkat 46,99 persen dibandingkan perolehan 2010 sebesar Rp83,9 miliar. dap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 80,03%. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger