' ===Akibat Alat Berat Rusak== Kota Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » ===Akibat Alat Berat Rusak== Kota Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah

===Akibat Alat Berat Rusak== Kota Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah

Written By Angga Harja S on Friday, December 28, 2012 | 7:00 AM


BANDUNG(LJ)- Menjelang pergantian tahun 2012-2013, Kota Bandung terancam lautan sampah karena mulai hari ini Rabu (26/12) sampah tidak bisa terangkut ke TPA Sarimukti karena alat berat rusak.
 
Wali Kota Bandung Dada Rosada, mengaku cemas oleh sampah karena sudah dua hari sampah tidak terangkut. "Tidak menutup kemungkinan Bandung Lautan Sampah kembali terulang seperti 2005 hingga mendapat predikat Kota terkotor," ujar Dada seusai peresmian Pengoperasian Trans Metro Bandung (TMB) Koridor 2 di Teminal Cicaheum, Jalan AH Nasution, Kamis (27/12).
 
Dada mengatakan, sampah di Kota Bandung tidak terangkut disebabkan alat berat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti (Kabupaten Bandung Barat) mengalami kerusakan."Sampah akan menggunung jika alat berat tidak segera diperbaiki. Saya mohon ke Gubernur agar segera memperbaiki alat berat karena khawatir Bandung jadi lautan sampah, " ujarnya.
 
Wali Kota Bandung Dada Rosada meminta warga Kota Bandung untuk memaklumi bertumpuknya sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS). "Warga Kota Bandung agar menerima kondisi ini. Mengingat  sampah yang tidak terangkut dikarenakan  alat berat pengolah sampah rusak, jadi wayahna jiKa sampah numpuk,imbuhnya seraya  mengingatkan masyarakat untuk mengurangi produksi sampah, dan melakukan 3R. Tidak lupa, Dada juga kembali menyinggung pentingnya keberadaan PLTSa, untuk menanggulangi masalah sampah di Kota Bandung.
 
Sementara itu, Dirut PD Kebersihan Cece Iskandar mengatakan,sampah terangkut sebanyak 1000 ton hingga 1100 ton per hari Ke TPA Sarimukti, tapi dua hari tak terangkut sehingga ada penumpuKan di TPS. "Sejak selasa pengangkutan sampah terganggu hanya terangkut 50 persen, lebih parah lagi Rabu dan Kamis tak bisa diangkut," jelas mantan direktur operasional PD Kebersihan ini.
 
Cece berharap, pada malam pergantian tahun mendatang, kondisinya sudah normal. Sehingga, tidak terjadi penumpukan sampah, terutama di jalan-jalan."Untuk sementara  masyarakat agar mengurangi produksi sampah rumah tangga, dengan cara 3R (reduce,reuse dan recycle)," pinta Cece.
 
Ditambahkan Cece tidak mudah untuk mendaur ulang sampah karena dibutuhkan kemampuan khusus tapidengan dikuranginya produksi sampah rumah tangga bisa mengurangi volume sampah di TPS.Menurut Cece, pihaknya hanya bisa berkoordinasi dengan Badan Pengelola Sampah Regional. Kota Bandung sudah membayar tipping fee sebesar Rp 12 miliar per tahun. Dan tidak akan mungkin memberikan bantuan biaya tambahan untuk menservis alat berat yang rusak, pasalnya, tidak ada cadangan dana untuk itu,"tuturnya.(FER)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger