' PNS Ditahan Jaksa, Disdik Sukabumi Siapkan Sanksi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » PNS Ditahan Jaksa, Disdik Sukabumi Siapkan Sanksi

PNS Ditahan Jaksa, Disdik Sukabumi Siapkan Sanksi

Written By Angga Harja S on Thursday, November 29, 2012 | 7:00 AM

SUKABUMI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi telah melaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terkait seorang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Disdik yang diduga melakukan tindakan pidana korupsi (Tipikor) yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak. PNS yang dimaksud, MI, kini ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak dan dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nyomplong

"Kasusnya sudah kami laporkan ke BKD untuk ditindaklanjuti. Sehingga pengenaan sanksi terhadap pegawai yang terlibat akan segera diberikan BKD," kata Kepala Disdik Kab.Sukabumi Zaenal Mutaqin kepada para wartawan, Rabu (28/11). Menurut Zaenal, perkara dugaan tipikor ini terjadi disebabkan karena ketidakpahaman pegawainya dalam menjalankan kegiatan.

Akibat hal itu, pegawai yang bersangkutan terjerat kasus hukum. "Ke depan, kami di Disdik akan lebih berhati-hati dalam menjalankan sejumlah kegiatan termasuk pengadaan buku. Misalnya dengan mengkaji setiap laporan kegiatan yang masuk untuk menghindari terjadinya korupsi," ujarnya.

Zaenal menambahkan sanksi tegas tetap akan diberikan kepada pegawai yang terbukti melakukan tipikor, dengan harapan ke depannya perbuatan serupa tidak terulang kembali. "Sanksi tegas akan diberlakukan kepada pegawai yang terlibat tipikor, sehingga tidak terulang kembali di masa mendatang," tambah Zaenal.

Diberitakan sebelumnya, seorang PNS Disdik Kabupaten Sukabumi, MI dijebloskan ke penjara, Senin (26/11) malam. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Sukabumi itu telah ditetapkan sebagai tersangka dengan diduga melakukan Tipikor dalam proyek pengadaan buku melalui program dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp12,8 Miliar.

"Tersangka MI ditahan dalam kapasitasnya sebagai pejabat pembuat teknis kegiatan (PPTK) proyek pengadaan buku DAK 2010," kata Kepala Seksi Intelejen Kejari Cibadak Rd Budi Haryanto kepada para wartawan. Menurut Budi hasil penyidikan diketahui dalam proyek yang dibiayai APBN ini jumlah buku yang harus disediakan mencapai 626.520 eksemplar untuk 138 sekolah dasar (SD).
Namun dalam pelaksanaannya terdapat kekurangan buku sebanyak 74 ribu eksemplar. "Akibat tindakan tersangka MI maka negara mengalami kerugian hingga kurang lebih Rp600 juta. Tersangka MI dijerat Pasal 2 dan 3 Undang-Undang No31 tahun 1999 yang telah diubah Undang-Undang pemberantasan tindak pidana korupsi No20 tahun 2001 junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP," ujarnya.

Budi menjelaskan penahanan MI merupakan hasil pengembangan kasus DAK sebelumnya yang telah menyeret pejabat Disdik Kabupaten Sukabumi lainnya yakni AS dan Wakil Direktur PT RRK, RR ke Pengadilan Tipikor Bandung. "Dalam perkara tersebut AS selaku kuasa pengguna anggaran telah dijatuhi vonis satu tahun namun banding," jelasnya. HEP
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger