' Pimpinan Dewan Sikapi Pungutan Retribusi Persampahan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pimpinan Dewan Sikapi Pungutan Retribusi Persampahan

Pimpinan Dewan Sikapi Pungutan Retribusi Persampahan

Written By Angga Harja S on Wednesday, November 28, 2012 | 7:00 AM

INDRAMAYU (LJ) – Polemik terhadap pungutan retribusi persampahan yang dilakukan PDAM Tirta Darma Ayu terhadap masyarakat khususnya para pelanggan tak luput menjadi pembahasan pimpinan DPRD Indramayu, H.Kusyanto saat mengelar Sidang Paripurna DPRD atas penyampaian nota pendapat Badan Anggaran (Banang) dalam rangka pembahasan raperda tentang APBD 2013, Selasa (27/11).

Pimpinan DPRD meminta pungutan retribusi sampah yang selama ini dilakukan PDAM Indramayu untuk dihentikan, terutama untuk wilayah yang belum mendapatkan pelayanan persampahan dari Pemkab Indramayu seperti terjadi di Kecamatan Balongan.

 "Kami minta agar pungutan segera dihentikan terhadap pelanggan PDAM yang belum terlayani pelayanan sampah. Karena dapat merugikan masyarakat atau pelanggan perusahaan plat merah tersebut," ungkap Kusyanto, disela penyampaian Paripurna.

Selain itu, Kusyanto juga menghimbau Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Indramayu agar kedepannya membuat kajian teknis untuk dibangunnya TPS (Tempat Penampungan Sementara) atau TPA (Tempat Penampungan Akhir) ditiap zona tertentu.

 "Sehingga masalah yang berkaitan dengan hajat masyarakat banyak dapat diminimalisir dengan baik," paparnya.

Dalam Sidang Paripurna itupun, Kusyanto menyoroti data angka melek huruf dan rata rata lama sekolah. Dimana pimpinan dewan mendesak Pemkab Indramayu melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengarap secara serius masalah tersebut.

Adapun persoalan lain yang membuat pimpinan DPRD angkat bicara, yakni soal pembangunan pasar daerah maupun tentang kinerja Dinas Kesehatan.

Kusyanto menjelaskan, pemerintah daerah sebelum menentukan kajian yang mendasar agar dilakuakn fasibily study terlebih dahulu dan dibuat DED, sehingga masalah pembangunan pasar yang terjadi dapat diantisipasi. Untuk kinerja Dinas Kesahatan Indramayu terutama RSUD, tentunya harus bisa memberian pelayanan yang maksimal terhadap pengguna Jamkesmas, Jamkesda maupun SKTM.

Sementara, penjelasan tentang APBD Kabupaten Indramayu tahun 2013 menetapkan Rp.1.876.994.090.000,00. Yang terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp 141.620.708.000,00 bersumber dari pendapatan pajak daerah sebesar Rp 27,766.198.000, retribusi daerah Rp.15,210.809.000,00, kekayaan daerah yang dipisahkan Rp.9.154.490.000,00 dan lainnya, untuk PAD yang sah sebesar Rp. 89,489.211.000,00.

Untuk dana perimbangan sebesar Rp.1.449.065.486.000 yang diperoleh dari dana bagi hasil pajak/ bagi hasil bukan pajak sebesar Rp. 240.158.873.000, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp.1.134.695.113.000, serta perolehan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 74.211.500.000. Ditambah lagi Pendapatan lain lain yang sah sebesar Rp. 232.690.855.000, sementara silpa sebesar RP.53.617.041.000. IHS.



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger