' Pemkot Cirebon Dinilai Kurang Peduli Terhadap Sanggar Seni - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Pemkot Cirebon Dinilai Kurang Peduli Terhadap Sanggar Seni

Pemkot Cirebon Dinilai Kurang Peduli Terhadap Sanggar Seni

Written By Angga Harja S on Monday, November 26, 2012 | 7:00 AM

CIREBON (LJ) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon dinilai kurang peduli terhadap keberadaan sanggar seni yang saat ini telah menjamur di wilayah pemasok udang tersebut. Itu terlihat dari minimnya anggaran yang dialokasikan Pemkot Cirebon terhadap kegiatan kesenian.

 "Seharusnya pemerintah melalui dinas terkait lebih proaktif dalam membangkitkan kesenian yang ada di daerahnya dengan mengalokasikan anggaran besar," ungkap H. Elang Tomy Iplaludin, pembina Sanggar Seni Sekar Pandan Kota Cirebon kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Menurut dia, eksistensi kegiatan di sanggar seni saat ini cukup banyak, terutama untuk mengembangkan kreatifitas masyarakat dibidang kesenian. Namun, lanjutnya, minimnya anggaran dari pemerintah untuk sektor kesenian membuat potensi masyarakat tidak tersalurkan.

 "Walaupun di wilayah ini banyak sekali bakat masyarakat dibidang kesenian, tapi minimnya anggaran membuat potensi itu terhambat," ujarnya.

Elang mengungkapkan, dalam masalah ini tentunya peran pemerintah sangat penting untuk menjadikan kreatifitas yang dimiliki masyarakat sebagai ikon Kota Cirebon. Salah satu faktor pendukungnya, yakni pengalokasian anggaran mencukupi setiap tahunnya untuk pembinaan kesenian.

 "Ya, pemerintah tinggal mengkaji dan menghitung saja jumlah sanggar seni yang ada. Kalau tahun ini anggaran untuk kesenian sedikit, mungkin pemerintah di tahun depan lebih memprioritaskan anggaran lebih besar lagi," paparnya.

Elang menambahkan, sanggar seni yang dibinanya saat ini, terlahir dari tahun 1985 yang memiliki konsep awal yaitu mempertahankan seni tradisional. Dan keberadaannya selalu eksis dtengah-tengah masyarakat.

 "Lihat saja lokasi sangar seni kami yang selalu ramai dikunjungi masyarakat untuk kegiatan kesenian. Karena setiap hari kami ada private kesenian untuk mengembangkan bakat yang dimiliki masyarakat," tukasnya. DUD
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger