' Pasokan BBM di Kabupaten Cianjur Terbilang Normal - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pasokan BBM di Kabupaten Cianjur Terbilang Normal

Pasokan BBM di Kabupaten Cianjur Terbilang Normal

Written By Angga Harja S on Wednesday, November 28, 2012 | 7:00 AM

CIANJUR (LJ) - Tidak seperti di daerah lain, pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Cianjur relatif berjalan normal, meskipun pada Senin (26/11) sore, sempat ada beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang terpaksa menutup usaha sebelum waktunya akibat kekosongan pasokan.

Malahan, di wilayah Cianjur Selatan yang biasanya terkena imbas akibat kebijakan pemerintah, tidak mengalami hambatan pasokan BBM.

"Alhamdullilah, warga di Cianjur Selatan, khususnya di Kecamatan Sindangbarang, masih normal menerima pasokan BBM. Nelayan-nelayan pun tidak ada yang mengeluh kekurangan BBM," kata Rahmat Effendi (43), warga Desa Saganten Kecamatan Sindangbarang, Selasa (27/11).

Selama ini, kata Rahmat, warga di wilayah Cianjur Selatan menerima pasokan BBM dari SPBU yang ada di Kecamatan Pagelaran. Belum lama ini, untuk memenuhi kebutuhan warga, di Kecamatan Kadupandak sudah beroperasi satu SPBU lagi.

"Kalau dulu saat terjadi kelangkaan BBM, kami sangat merasakan dampaknya. Malahan ada warga yang terpaksa menginap di SPBU karena takut tidak kebagian, karena hanya tersedia 1 SPBU di Kecamatan Pagelaran saja," ujarnya.

Sekretaris DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kabupaten Cianjur Dudu Bardujaman mengatakan pasokan BBM ke wilayah Cianjur hingga saat ini tidak mengalami hambatan apapun. Apalagi per hari ini (Selasa, 27/11), pemerintah mencabut kembali kebijakan mengurangi pasokan BBM.

"Adanya kebijakan mengurangi pasokan BBM bersubsidi itu kan lantaran pemerintah menilainya alokasi hingga bulan Desember sudah melebihi kuota. Tapi karena timbul gejolak di beberapa daerah, maka kebijakan itu dicabut kembali. Pasokan pun ditambah kembali," tutur Dudu, Selasa (27/11).

Karena itu, kata Dudu, tidak ada alasan bagi setiap SPBU di Kabupaten Cianjur mengalami kekosongan pasokan. Menurut Dudu, selama ini pihaknya tidak menerima laporan kekosongan pasokan dari setiap SPBU.

"Di Kabupaten Cianjur ada sebanyak 30 SPBU. Sebagian besar berada di wilayah kota, dan dua berada di wilayah Cianjur selatan, yakni di Kecamatan Pagelaran dan Kadupandak. Selama ada kebijakan mengurangi pasokan BBM, tidak ada laporan kekosongan di Cianjur. Semuanya relatif berjalan normal," katanya. (RUS/AGS)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger