' LSM Forko Pusaka, Desak Kejari Bongkar Kasus DAK 2011 - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » LSM Forko Pusaka, Desak Kejari Bongkar Kasus DAK 2011

LSM Forko Pusaka, Desak Kejari Bongkar Kasus DAK 2011

Written By Angga Harja S on Monday, November 26, 2012 | 7:00 AM

GARUT (LJ)- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Forko Pusaka Kab. Garut, mendesak Kejaksaan Negeri Garut (Kejari) untuk segera menyelidiki dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi yang ada di tubuh Dinas Pendidikan Kab. Garut.Dugaan kasus korupsi yang paling kentara adalah soal pelaksanaan Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Sekolah Dasar.

"Kami menduga kasus penyimpangan proyek DAK sekolah dasar yang dilakukan oleh aparatur Dinas Pendidikan Garut sudah begitu kronis dan tak pernah tersentuh petugas hukum. Padahal secara kasat mata, kasusnya mudah terlihat," ungkap Ketua LSM Forko Pusaka, Taufiq Akbar kepada LINGKAR JABAR, Minggu (25/11).

Menurutnya, kendati tidak ada laporan secara resmi, tetapi pihak Kejaksaan Negeri bisa melakukan penyelidikan pada Dinas Pendidikan Kab. Garut. Penyelidikan bisa dimulai dari kekisruhan pada program rehab ruang kelas. "Kami melihat adanya kekisruhan pada DAK tahun 2011, adanya penerbitan SPK ganda yang dilakukan oleh salah satu pejabat Dinas Pendidikan, padahal semestinya hal demikian tidak usah terjadi," ungkapnya.

Dengannya adanya temuan ini, dia berharap, pihak Kejaksaan Negeri segera melakukan pemanggilan kepada pejabat terkait yang bertanggungjawab terhadap pelaksaan proyek dari anggaran DAK pendidikan. Pantauan pihaknya dilapangan, sejak proyek DAK diluncurkan, pejabat terkait yang mengurus proyek ini kerap tak pernah berada di kantor.

Padahals ebagai pejabat pembuat pemangku kegiatan, keberadaannya sangat dibutuhkan khususnya para rekanan yang  membutuhkan  tanda tangannya. " Kami sering menerima laporan kalau pak Kabid dan pak Kasie Srana tidak pernah lagi kelihatan di kantorn, semenjak kisruhnya pengguliran DAK 2011," jelas Taufiq Akbar.

Berdasarkan informasi dari orang dalam Dinas Pendidikan Kab. Garut, pejabat pemangku kegiatan proyek DAK, yaitu Kabid TK/SD, nyaris tidak pernah berada di kantor, informasinya yang bersangkutan berada di luar Garut. "Bukan hanya para rekanan, pak Kepala Dinas aja susah menemukan dia dan selalu menanyakan keberadan Kabid TK/SD ini," kata sumber.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kab. Garut, H. Mahmud,  saat di hubungi Hp-Nya, Minggu (25/11), tidak menjawab begitu juga melalui pesan singkat. (BDN/JUL)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger