' Kemdikbud Dorong Guru di Pelosok Melek Teknologi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kemdikbud Dorong Guru di Pelosok Melek Teknologi

Kemdikbud Dorong Guru di Pelosok Melek Teknologi

Written By Angga Harja S on Wednesday, November 28, 2012 | 7:00 AM

BOGOR - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menegaskan terus mendorong para guru agar terbiasa menggunakan teknologi dan memikirkan agar teknologi ini dapat diakses di daerah terpencil. Hal itu dimaksudkan agar para guru dapat mengenal lebih jauh tentang perkembangan teknologi sekaligus untuk meningkatkan kualitas menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Kemdikbud, Unifah Rosyidi, mengemukakan, bahwa infrastruktur di daerah-daerah yang jauh dari kota atau di kepulauan ini harus dipersiapkan dan diperhatikan secara baik agar target untuk mengembangkan pendidikan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini dapat tercapai.

"Saya sempat ke Kabupaten Simeulue saat UKG. Kami fasilitasi itu dengan laptop dan genset agar dapat kuat menyala. Eh ternyata meledak gensetnya. Ini berarti infrastrukturnya harus diperhatikan untuk daerah yang jauh," kata Unifah saat jumpa pers seusai penyerahan Intel Education Awards di Jakarta, Selasa (27/11).

Berbagai kendala memang sempat dialami oleh pihaknya dalam meningkatkan kualitas pendidik khususnya untuk bidang teknologi. Permasalahan guru yang jauh dari kota biasanya terbentur kultur tidak terbuka pada pembaharuan dan tidak menyadari pentingnya teknologi.

"Yang seperti ini yang terus kami dorong. Perubahan kultur dari yang tidak aware menjadi sadar bahwa teknologi ini penting," ujar Unifah seraya menambahkan profesi pendidik ini harus terus mengikuti perkembangan zaman termasuk teknologi. Pasalnya melalui teknologi ini, para guru dapat memperoleh sumber pembelajaran yang luar biasa dan kemudian dapat dibagi dengan anak didiknya di kelas.

"Kami akan bina terus menerus dan perhatikan infrastrukturnya. Contohnya saja, kurikulum baru yang dibahas saat ini tidak akan sampai jika tidak ada teknologi. Memang harus ada program sistemik agar mereka mau kembali belajar. Karena teknologi ini bisa jadi learning resources yang baik. Kami mulai dulu dengan UKG," tandasnya. ANG
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger