' Ironis, Dua SDN di Tengah Perkotaaan Hanya Punya Dua PNS - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Ironis, Dua SDN di Tengah Perkotaaan Hanya Punya Dua PNS

Ironis, Dua SDN di Tengah Perkotaaan Hanya Punya Dua PNS

Written By Angga Harja S on Tuesday, November 27, 2012 | 7:00 AM

CIANJUR (LJ)- Sangat ironis, dua sekolah dasar negeri (SDN) di Cianjur yang letaknya ditengah perkotaan hanya memiliki dua orang pegawai negeri sipil (PNS) masing-masing satu tenaga guru dan satu orang kepala sekolah. Padahal, kedua sekolah ini memiliki siswa mencapai 250 orang.

Ketua Pimpinan Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PC PGRI) Cugenang Sopandi mengatakan, SD yang hanya memiliki dua guru PNS tersebut, diantaranya SDN Sungareun di wilayah Desa Wangunjaya dan SDN Gedeh II di wilayah Desa Sukamulya Kecamatan Cugenang.

"Untuk SDN Sungareun junlah muridnya mencapai sekitar 250 orang lebih. Tapi hanya ada dua guru PNS dan satu diantaranya menjabat sebagai Kepsek. Tapi sebenarnya ada guru sukarela empat orang, tapi kalau melihat junlah muridnya sangat tidak ideal jika mengacu pada standar sekolah nasional. Hal yang tidak jauh beda juga terjadi di SDN Gedeh II," kata Sopandi, Senin (26/11).

SDN Sungaren di wilayah Desa Wangunjaya dan berbatasan dengan Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur itu, sudah berdiri sejak 1984. "Memang sudah lama berdirinya, dan jumlah muridnya juga cukup banyak, jadi perlu ada tambahan guru sesegera mungkin untuk meningkatkan kualitas pengajaran para siswa," tegasnya.

Kepala Pusat Pembinaan Pendidikan TK/SD Kecamatan Cugenang, Agus Supiandi membenarkan adanya sekolah di wilayahnya yang masih minim guru PNS. Padahal sekolah-sekolah tersebut letaknya tidak terlalu jauh dengan pusat pemerintahan Kabupaten Cianjur.

"Sebenarnya sudah diusulkan untuk tambahan guru PNS, tapi sampai saat ini belum terealisasi, karena belum lolos di tingkat Kabupaten. Mudah-mudahan saja bisa segera terealisasi, karena kondisinya sangat mendesak sekali.Apalagi kalau melihat jumlah muridnya dan mengacu pada SSN itu sangat tidak sesuai," kata Agus.

Menurut Agus, untuk SSN idealnya 28 murid itu dipegang oleh seorang guru. Sementara yang ada saat ini hanya dua orang guru dan empat guru sukarela. "Kalau berbicara ideal gurunya harus ada 8 guru dengan jumlah murid sekitar 250 orang, satu Kepsek dan satu penjaga," tegasnya.

Minimnya guru PNS di beberapa sekolah SD diwilayah Cugenang tidak terlepas dengan minimnya pengangkatan guru CPNS. "Jumlah guru yang pensiun sangat tidak sebanding dengan jumlah pengangkatan kebutuhan guru yang ada. Apalagi tahun 2012 ini tidak ada pengangkatan CPNS di Cianjur," Tandas Agus. (RUS)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger