' Adik Ipar SBY Tidak Berambisi Jadi Presiden - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Adik Ipar SBY Tidak Berambisi Jadi Presiden

Adik Ipar SBY Tidak Berambisi Jadi Presiden

Written By Angga Harja S on Thursday, November 29, 2012 | 7:00 AM

KAB.BANDUNG - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo kini menjadi salah satu sosok yang paling disorot. Itu karena dia termasuk dalam 10 besar calon presiden (capres) pada Pilpres 2014 seperti yang dilansir sejumlah lembaga survei di tanah air. Namun adik kandung ibu negara Ny.Ani Yudhoyono alias adik ipar Presiden SBY ini mengaku tidak berpikir serius ke arah pencalonan sebagai Presiden. Ia malah mengaku bersyukur digadang-gadang jadi capres, namun ia tak mau memikirkan hal itu.

"Kalau ada lembaga survei yang mengatakan saya termasuk capres, ya saya ucapkan syukur Alhamdulillah. Tapi, saat ini saya adalah Kasad. Dan saya tetap fokus menjadi Kasad," kata Pramono usai penutupan Latma Indopura TNI-SAF di Pusdikif Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (28/11). Dia menegaskan, sebagai pemegang amanah itu, dirinya tidak boleh memiliki sikap mendua.

Pramono mengucapkan ketidakmauan itu terbentur pengabdian kepada Tanah Air. "Kalau ditanya bagaimana setelah pensiun, nanti saja ya tanyanya sesudah pensiun," ucapnya sambil tertawa. Pun demikian, saat ditanya ada beberapa pihak yang membidiknya menjadi pasangan capres, seperti Aburizal Bakrie, Pramono mengatakan jika selama ini dirinya dibidik atau digandeng itu sebagai hal yang lumrah.

Berdasarkan survei yang dilakukan Indonesia Network Election Survei (INES) terkait tokoh Jawa dan non-Jawa yang dipandang layak maju Pilpres 2014 mendatang yang diumumkan Senin (19/11/2012) lalu, Pramono Edhie menempati peringkat 4 pilihan responden soal calon presiden.

Dari keterangan yang dihimpun, berikut ini merupakan peringkat 10 besar pilihan responden. Pertanyaan yang disoal yakni siapakah tokoh Jawa yang dipilih pada Pilpres 2014 mendatang: 1. Prabowo Subianto 33,4%; 2. Megawati Soekarnoputri 22,2%; 3. Djoko Suyanto 9,3%; 4. Pramono Edhie Wibowo 8,8%; 5. Ani Yudhoyono 7,1%; 6. Sri Sultan HB X 2,3%; 7. Dahlan Iskan 1,8%; 8. Joko Widodo 1,3%; 9. Mahfud MD 1,1%; dan 10. Sri Mulyani 1%.

Sementara itu, Pramono menutup latihan bersama (Latma) TNI-Singapore Armed Forces (SAF) 24/2012 di Pusdikif Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Latihan perang dua negara sahabat itu dilakukan sepekan lamanya sejak Rabu (21/11) lalu. "Latihan bersama ini merupakan wahana untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme para prajurit. Namun, terpenting dengan latihan ini merupakan interaksi jalinan persahabatan antarkedua negara," kata Pramono dalam sambutannya.

Dia mengatakan, jumlah total prajurit kedua negara yang terlibat itu berjumlah 1.140 personel. Selain itu, kendaraan tempur yang dilibatkan yakni panser Anoa dan Tyrex. "Latma ini istimewanya kita menurunkan kendaraan tempur buatan sendiri. Kita menurunkan 15 panser Anoa dan Singapura juga menurunkan 14 panser Tyrex," jelas Pramono yang saat itu didampingi Chief of Army SAF Major General Ravinder Singh. GUS/HER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger