' Untuk RTH Pemkab Cianjur Alokasikan Rp 28 M - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Untuk RTH Pemkab Cianjur Alokasikan Rp 28 M

Untuk RTH Pemkab Cianjur Alokasikan Rp 28 M

Written By dodi on Monday, October 1, 2012 | 7:00 AM


CIANJUR(LJ)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur harus mengalokasikan anggaran sekitar Rp28 miliar untuk menyediakan ruang terbuka hijau (RTH) sesuai peraturan. Hingga saat ini Kabupaten Cianjur sendiri baru memiliki sekitar 5% RTH dari total luas wilayah 361.450 hektar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cianjur Ratu Tri Yuliaherawati mengatakan, sesuai peraturan, setiap wilayah minimal harus memiliki 20% RTH dari total luasan wilayahnya. Jika mengacu peraturan itu, Kabupaten Cianjur semestinya memiliki 72.280 hektar RTH.

"Kita baru memiliki sekitar 5% atau sekitar 18.000 hektare RTH. Jika menghitung ideal, kita membutuhkan anggaran sekitar Rp28 miliar untuk memenuhi kebutuhan RTH sebesar 20% untuk pembangunan dan pemeliharaannya," kata Ratu.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemkab Cianjur melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) mengajukan permohonan bantuan ke pemerintah pusat atau Pemprov Jawa Barat. Langkah ini diambil untuk menutupi keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Cianjur.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Cianjur Moch Ginanjar mengatakan, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan dana ke pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ajuan tersebut mendapatkan repson positif baik dari pusat maupun provinsi."Kita sudah mengajukan ke pusat dan Pemprov Jabar guna perluasan ruang terbuka hijau (RTH). Mereka juga siap membantu," kata Ginanjar.

Selain kendala dana, kata Ginanjar, upaya pemenuhan kebutuhan RTH juga terkendala sejumlah proyek galian yang tidak terkoordinasi."Banyak pohon yang baru ditanam atau yang sudah ditanam lama terganggu berbagai galian," terangnya.

Galian yang diperkirakan mengganggu tersebut, kata dia, seperti penggantian pipa PDAM, penggantian kabel telepon dan listrik yang seringkali mengganggu berbagai langkah dan program penghijauan."Kondisi ini seringkali menjadi masalah lantaran kurang koordinasi. Kalau ada koordinasi mungkin tidak akan bermasalah karena semua terencana dan tidak tumpang tindih. Banyak kebiasaan pekerjaan galian ditinggalkan begitu saja,"tandasnya. (RUS)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger