' Timnas Tak Mau Kalah di Vietnam - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Timnas Tak Mau Kalah di Vietnam

Timnas Tak Mau Kalah di Vietnam

Written By dodi on Monday, October 15, 2012 | 7:00 AM


VIETNAM - Meski terus-menerus dihadang kendala perekrutan pemain bintang dari klub-klub peserta kompetisi ISL dan juga kehadiran timnas versi KPSI, skuad timnas Indonesia berangkat ke Vietnam dengan optimisme yang tinggi. Anak asuh Nil Maizar yang dikomandoi kapten tim Irfan Bachdim yakin mampu mengatasi perlawanan tuan rumah Vietnam yang kualitas permainannya terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurut Manajer timnas, Habil Marati, posisi Vietnam di peringkat terbaru FIFA memang lebih baik dari peringkat Indonesia. Namun dirinya yakin itu tak akan banyak berpengaruh di atas lapangan. "Kemenangan ketika melawan Brunei Darussalam, menebalkan motivasi bertanding para pemain dan tim pelatih. Kalau kita bersungguh-sungguh dan pantang menyerah seperti ketika melawan Brunei, bukan tidak mungkin Vietnam kita kalahkan," ujarnya optimis.

Elie Aiboy dkk memang bertekad untuk mendapatkan hasil positif seperti saat melawan Brunei beberapa waktu lalu. Hasil imbang tanpa gol di pertemuan pertama kedua tim akan menjadi bahan evaluasi. "Apalagi. Kondisi fisik para pemain sangat bugar. Tak ada yang tak mungkin, semua pemain dalam kenginan yang sama," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Media PSSI, Tommy Rusian Arief melaporkan rombongan timnas Indonesia sudah tiba di Hotel Crowne Plaza Hanoi, Vietnam, Minggu (14/10). Tidak ingin bersantai, Nil Maizar langsung menggelar latihan di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, petang hari. Itu dilakukan guna persiapan menghadapi tim nasional Vietnam dalam laga uji coba di Stadion yang sama, Selasa (16/10).

Dilanjutkannya, semula Nil Maizar membawa 25 pemain dari Tanah Air pada Minggu pagi. Namun, ketika harus bertolak ke Vietnam, mendadak Titus Bonai menghilang. "Padahal, pagi harinya ketika diabsen sudah ada. Namun, Tibo tiba-tiba menghilang begitu saja. Hingga kini, belum ada kabarnya. Tapi lihat besok, apakah Tibo sudah bisa hadir atau memang benar-benar hilang," ujarnya kebingungan.

Terkait laga ujicoba dengan Vietnam, pelatih Nil Maizar mengatakan tim pelatih telah menemukan bentuk permainan timnas, dan akan diterapkan saat melawan Vietnam nanti. Skema permainan ini juga diproyeksikan turun di Piala AFF 2012 akhir November. Bentuk permainan yang diharapkan ini, kata dia, telah beberapa kali disimulasikan termasuk pada latihan terakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno-Jakarta, sebelum bertolak ke Vietnam.

"Memang benar, bentuk permainan memang sudah ada. Saat ini tinggal bagaimana mengaplikasikan ke pertandingan sebenarnya terutama dalam hal penyelesaian akhir," kata Nil Maizar. Menurutnya pada latihan terakhir sebelum berangkat ke Vietnam, Sabtu sore, pihaknya mencoba menerapkan dua formasi dengan pemain yang berbeda. Hasilnya dinilai cukup memuaskan meski masih terdapat kekurangan. Pertandingannya sendiri digelar Selasa (16/10).

Formasi pertama, mantan pelatih klub Semen Padang ini menurunkan pemain inti seperti saat menghadapi Brunei Darussalam dengan mengandalkan barisan pertahanan Hengky Ardiles, Hamdi Ramdan, Wahyu Wijiasnano dan Novan Setya. Di lini tengah Nil Maizar mengandalkan pemain senior Ellie Aiboy, Taufik, Vendry Mofu dan Andik Vermansyah. Untuk lini depan diisi M. Rahmad dan Irfan Bachdim.

Formasi kedua, Nil Maizar sedikit melakukan perubahan termasuk memindah posisi Andik dari kiri ke kanan. Begitu juga Hendra Adi Bayauw. Pemain dengan spesialisasi gelandang kanan ini lebih ditarik ke dalam. Untuk posisi pemain tengah, Nil Maizar juga mencoba pemain muda Rasyid. Pemain klub PSM Makassar ini bermain dengan taktis meski harus berhadapan dengan pemain-pemain senior.

"Kami memang menyiapkan plan A dan plan B. Hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi pemain yang cedera sebelum pertandingan berlangsung. Yang jelas latihan tadi adalah gladi reski sebelum ke Vietnam," kata pelatih yang pernah mengenyam pendidikan kepelatihan di Jerman itu. Nil Maizar menegaskan, Vietnam adalah lawan yang kuat. Untuk itu diperlukan kesiapan semua pemain yang ada. Demi menjaga kekompakan tim semua pemain yang menjalani pemusatan latihan tahap ketiga dibawa ke Vietnam. COK
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger