' Tim Arkeologi Temukan Gerabah dan Sudut Bangunan Suci - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Tim Arkeologi Temukan Gerabah dan Sudut Bangunan Suci

Tim Arkeologi Temukan Gerabah dan Sudut Bangunan Suci

Written By dodi on Wednesday, October 24, 2012 | 7:00 AM

TASIK, (KP).- Dua hari melakukan Eksapasi (Penggalian) di Bukit Kabuyutan Indihiang, Kota Tasikmalaya, penelitian yang dilakukan tim dari Balai Arkeologi Bandung telah mengalami perkembangan.

Tim yang dipimpin Endang Widiastuti menemukan sudut bangunan arah barat daya yang kemungkinan merupakan suatu teras tempat batu Lingga Yoni berada. Tapi, apakah teras bangunan itu termasuk bagian atas atau bagian bawah, hal ini menurut Endang belum bisa dipastikan.
Kendati demikian, lanjut Endang, sudut bangunan yang telah ditemukan telah mengarah ke utara dan ke timur sehingga dapat dipastikan bahwa bangunan yang sedang diteliti itu berbentuk segi empat. "Perkembangan baru telah ada, kami menemukan sudut bangunan suci ini," kata Endang saat eksapasi berlangsung, Minggu (21/10).

Endang menuturkan, saat ini tim masih mencari sudut lain untuk mencari tahu denah bangunan tersebut agar nantinya dapat diketahui luas bangunan dan struktur bangunan. "Tapi sekarang masih berproses dan kalau bicara kemungkinan, ya berbentuk segi empat," terang Endang.

Bangunan suci yang diperkirakan berdiri pada abad 10 hingga 16 Masehi itu, kata Endang, bisa diketahui berupa "punden" yang bagian atasnya terdapat lambang pemujaan atau Lingga Yoni dan kemungkinan lainnya ke bawah bukit ada tangga atau dinding bangunan.

"Namun pastinya belum bisa dibuktikan karena harus meneliti lebih jauh, termasuk struktur bangunannya seperti apa, belum bisa kami simpulkan," katanya.
Selain menemukan sudut bangunan, tim peneliti pun menemukan Gerabah yang menunjukkan bahwa di Bangunan Suci Indihiang ini, pada masanya ada aktifitas manusia. Gerabah itu diduga dipakai sebagai perlengkapan ibadah atau upacara.

Gerabah yang ditemukan tersebut berjenis hias tapi polos.Hasil penggalian hari Minggu kemarin, lanjut Endang, akan didiskusikan untuk dievaluasi. Menurutnya, Evaluasi ini dilakukan untuk menentukan proses eksapasi lanjutan, dalam upaya mencari denah bangunan tersebut.

"Tahun berdiri pun belum bisa kami pastikan, karena harus menemukan sampel dating (arang atau tanah organik) lewat uji laboratorium nanti," tambahnya.
Menurut Endang, bangunan suci di Bukit Kabuyutan Indihiang itu berbeda dengan bangunan suci yang ditemukan di daerah lain. Salah satunya Bangunan Suci Bojong Mende Rancaekek Bandung yang berbentuk candi dengan susunan batu yang telah ada. “Kalau di Bojong Mende tidak ditemukan. Dan untuk Bukit Indihiang ini, masih pada abad pra sunda,” katanya. ANG
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger