' Terkait Seleksi Cakepsek Kuota Berlebih Merupakan Kebijakan Pimpinan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Terkait Seleksi Cakepsek Kuota Berlebih Merupakan Kebijakan Pimpinan

Terkait Seleksi Cakepsek Kuota Berlebih Merupakan Kebijakan Pimpinan

Written By dodi on Monday, October 22, 2012 | 7:00 AM

GARUT (LJ)-Dugaan adanya pungutan liar (Pungli) Seleksi Calon Kepala Sekolah (Cakepsek), yang telah dilakukan beberapa waktu lalu di Aula Yayasan Pendidikan Al-Musaddadiyah, yang di ikuti sebanyak 155 orang, yang terdiri dari atas guru SMPN, SMAN, dan SMKN dibantah pejabat tinggi Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

Selain rumor pungutan liar sebesar Rp25 juta yang berkembang dikalangan peserta seleksi, ternyata dalam pengumuman melebihi kuota yang telah di tentukan panitia yakni 70 orang. Pada terakhir ternyata yang dinyatakan lulus adalah sebanyak 105 orang, dan akan mengikuti pelatihan yang telah dianjurkan Direktorat Jendral Pendidikan. Ironisnya, calon kepsek yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi, dan layak diangkat menjadi kepala sekolah, posisinya diganti calon lain yang ditengarai menyetorkan uang.

Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Dr. Sukandar, saat dihubungi melalui Hp-Nya, membantah adanya pungutan sebesar Rp25 Juta dari peserta seleksi dengan alasan untuk syarat pelolosan, " Tidak benar adanya pungutan dalam seleksi Cakepsek ini, kami menyeleksi sudah sesuai aturan". Bantahnya.

Diakui sukandar, pada seleksi sekarang ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2011, tentang pengangkatan Kepala Sekolah. Bahkan mereka yang telah dinyatakan lulus seleksi belum tentu bisa langsung menjadi kepala sekolah, soalnya masih ada tahapan lagi yakni mesti mengikuti Pendidikan Latihan (Diklat), yang menentukan bisa tidak jadinya Kepala Sekolah tergantung hasil Diklat. " Seleksi ini belum bisa dijadikan menjadi Kapala Sekolah, tetapi nanti hasil Diklat yang akan menentukan," akunya.

Ketika di desak, kenapa yang lulus seleksi lebih dari kuota yang telah ditentukan yakni kuota awal 70 orang, dan yang lulus sebanyak 105 orang, dirinya tidak bisa menajwab panjang lebar, soalnya kelebihannya merupakan kebijakan Pimpinan yakni Kepala Dinas Pendidikan, ungkapnya.

Dikatakannya, di Kabupaten Garut, ini dalam setiap seleksi calon kepala sekolah, selain sering adanya kebijakan pimpinan, juga sarat dengan nuansa politiknya, " semua pasti sudah pada tau," jawabnya.

Sumber di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menyebutkan, saat ini terdapat sedikitnya 500 jabatan kepala sekolah di Kabupaten Garut masih kosong. Terdiri atas jabatan Kepala SDN, SMPN, SMAN, dan SMKN. Paling banyak mengalami kekosongan kepala SDN.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Mahmud, saat di konfirmasi melalui Hp-Nya, sedang tidak aktif, begitu juga memalui pesan singkat.(JUL/BDN)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger