' Sudut Kota Masih Kotor Piala Adipura Terancam Gagal Dipertahankan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Sudut Kota Masih Kotor Piala Adipura Terancam Gagal Dipertahankan

Sudut Kota Masih Kotor Piala Adipura Terancam Gagal Dipertahankan

Written By dodi on Monday, October 1, 2012 | 7:00 AM

CIREBON (LJ)–Meski Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon telah membuat 70 titik wilayah pantau untuk mempertahankan piala Adipura ditahun 2013 mendatang, namun hal itu mampaknya bakal sia-sia. Pasalnya, memasuki tahap penilaian Adipura, dibeberapa sudut Kota Cirebon masih terlihat banyak sampah berserakan.

 "Beberapa titik dipusat Kota Cirebon masih belum benar-benar bersih dari sampah dijalanan. Hal itu, ancam Kota Cirebon gagal mempertahankan piala Adipura," ungkap aktivis lingkungan hidup, Yoyon Suharyono, kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Menurut dia, Kota Cirebon sudah banyak mendapatkan piala Adipura. Seperti tahun 2012 ini, piala Adipura kembali menghinggapi daerah pemasok udang tersebut. Seharusnya, kata dia lagi, prestasi ini harus terus dipertahankan.

 "Sayangnya, ada beberapa titik yang memang masih belum terbebas dari sampah, Khususnya, pada fasilitas umum dan tempat publik seperti terminal. Padatnya mobilitas masyarakat di tempat umum seperti terminal, menjadikan titik rawan dalam penilaian piala Adipura. Ini harus diwaspadai,” ujarnya.

Budaya menjaga kebersihan, harus disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. Tujuannya, agar penjagaan kebersihan bisa lebih minimalis serta tak ada lagi sampah berserakan.

Koordinator tim Adipura Pemkot Cirebon, Abing Rijadi menyatakan, pihaknya optimis kembali mempertahankan piala Adipura pada 2013 nanti. Sebelum masa reformasi, Kota Cirebon telah meraih tujuh piala Adipura. Atas raihan itu, Kota Cirebon mendapatkan piala Adipura Kencana. Memasuki era reformasi, Kota Cirebon mendapatkan dua piala Adipura, yakni tahun 2010 dan 2012.
 “Mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan,” akunya.

Untuk mempertahankan itu, pihaknya telah mempersiapkan 70 titik pantau di seluruh Kota Cirebon. Dimana, titik-titik pantau itu ditempatkan pada wilayah strategis dan sering dijadikan penilaian oleh tim juri piala Adipura. “Jurinya dari pemerintah pusat. Kita tidak pernah tahu jurinya yang mana. Mereka bekerja secara rahasia dan tiba-tiba,” ujarnya.

Diantara titik yang selalu dipantau tim piala Adipura Pemkot, yakni pada sekolah-sekolah, pasar, rumah sakit, puskesmas, perumahan masyarakat, dan sarana publik lainnya. Selain itu, lanjut Abing, tim kampanye pemkot Cirebon selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk mempertahankan budaya hidup bersih. Sehingga, masyarakat bersama-sama pemerintah, bisa menjadi andalan saat tim juri melakukan penilaian.

 “Jika sudah bersih, maka tidak kaget saat tim juri datang dan tiba-tiba memberikan penilaian,” Jelasnya.

Saat ini, tim piala Adipura sedang menunggu petunjuk pelaksanaan piala Adipura. Rapat koordinasi tingkat provinsi, akan dilakukan pada Oktober tahun ini. Secara umum, kata Abing, bulan Oktober dan November akan ada pemantauan tahap pertama atau P1. Dimana, aspek yang akan dinilai terdiri dari seluruh elemen keindahan, kebersihan, dan pengelolaan sampah.

 “Mereka akan foto titik-titik tertentu. Itu menjadi penilaian sekaligus bukti buat tim juri,” bebernya.

Saat memberikan penilaian, tim juri tidak akan memberitahukan terlebih dulu. Bahkan, sebelum tim juri turun ke Kota Cirebon, mereka biasanya menurunkan tim bayangan. “Sekarang mungkin juga tim bayangan sudah turun dan memberikan penilaiannya,” ujarnya.

Adanya tim bayangan dan tim inti, data yang didapatkan sangat otentik dan faktual. Karena itu, tim piala Adipura pemkot lebih memilih mencegah daripada mengobati. “Jangan sampai ada sampah berantakan,” pesannya.

Memasuki bulan Februari dan Maret 2013, tim juri akan melakukan pemantauan tahap kedua (P2). Penilaiannya masih sama dengan P1. Selanjutnya, seluruh data akan diverifikasi hingga 5 juni 2013, yang bertepatan dengan hari Lingkungan Hidup sedunia.
 “Pemenang akan di umumkan saat itu. Pemberian piala di Istana Negara, langsung oleh Presiden,” tukasnya. GYO/NAN (C.12)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger