' PSSI-KPSI Mulai Bahas Penyatuan Kompetisi Profesional - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » PSSI-KPSI Mulai Bahas Penyatuan Kompetisi Profesional

PSSI-KPSI Mulai Bahas Penyatuan Kompetisi Profesional

Written By dodi on Friday, October 5, 2012 | 7:00 AM

BOGOR - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) kembali bertemu membahas penggabungan kompetisi profesional nasional, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (4/10). Pihak PSSI diwakili CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), Widjajanto, sedangkan pihak KPSI diwakili CEO PT Liga Indonesia (PT LI) Joko Driyono. Pertemuan tersebut, difasilitasi oleh Sekretaris Jendral PSSI, Halim Mahfudz.

Dikatakan Halim, pertemuan tersebut merupakan perdana antara PT LPIS dan PT LI setelah bergulirnya pertemuan kedua Joint Committee (JC) di kantor AFC, Kuala Lumpur, Malaysia, 20 September lalu. "Pertemuan ini akan ditindaklanjuti pada pertemuan yang akan datang. Harapannya, akan menemukan kesepakatan. Karena itu, setiap minggunya diwajibkan ada pertemuan dua belah pihak untuk menyusun manual kompetisi yang disampaikan dalam rapat JC sebelumnya," ujar Sekjen PSSI, Halim Mahfudz.

"Namun, tidak menutup kemungkinan, minggu sekarang atau mendatang ada penukaran informasi dari kedua belah pihak. Intinya, kedua belah pihak harus mencapai kesepakatan dalam mencari jalan keluar konflik sepak bola nasional," tuturnya. Lebih jauh dikatakannya, dalam pertemuan segitiga tersebut membahas profil kompetisi ke depan, lalu mempelajari masing-masing konsep yang disodorkan PT LPIS dan PT LI.

Selain itu, dilanjutkannya, melihat prestasi kedua kompetisi (IPL dan ISL), serta meninjau standar klub kedua pihak melalui kertas kerja. "Mengenai rinciannya, tidak bisa kami umumkan karena belum final dan masih dibahas. Kami terus membahas upaya penyatuan dan pengharmonisasian kompetisi di bawah semangat MoU JC," urainya.

Dikatakannya, dibahas pula beberapa item awal yang sudah dibicarakan, namun lebih konstruktif. Halim melanjutkan, jika pertemuan tersebut sangat produktif dan menjanjikan penyatuan kompetisi yang diproyeksikan bergulir pada 2014. "Kini, masih diidentifikasi karena masing-masing pihak masih memiliki konsen yang sama soal penyatuan kompetisi baru pada 2014. Nantinya, akan menuju pada satu kompetisi," ujarnya.

Sementara itu, Joko menambahkan, jika penggabungan kompetisi pada musim mendatang merupakan tantangan yang sangat berat. Pasalnya, menghadapi kendala serius seperti durasi pematangan yang pendek. "Karena rentan distorsi, kita tidak boleh terjebak isu-isu jangka pendek yang punya potensi menghambat formulasi penggabungan kompetisi. Kami hadir ke sini (kantor PSSI, tidak hanya sebatas PT LPIS-PT LI, melainkan sebagai JC," tutupnya.

Di lain pihak, Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng, meminta pihak KPSI agar tidak melaksanakan rencananya untuk mengadakan uji coba tim nasional bentukannya dengan timnas bentukan PSSI. Ia menilai, hal itu bukan cara terbaik untuk menyelesaikan sejumlah masalah yang menghinggapi sepak bola Indonesia. "Duel tim KPSI dengan timnas PSSI tidak akan menyelesaikan persoalan. Timnas itu hanya satu yang mewakili negara dan diisi oleh putra-putra terbaik bangsa, baik dari ISL maupun IPL," ujar Andi kepada wartawan.

KPSI berkeinginan mengadu timnas bentukannya dengan maksud untuk menentukan tim yang berhak mewakili Indonesia di Piala AFF yang akan digelar di Malaysia dan Thailand, akhir November mendatang. Pertandingan uji coba tersebut rencananya akan digelar di Jakarta, 10 Oktober mendatang. Andi mengatakan, baik PSSI maupun KPSI seharusnya bisa mengikuti apa yang sudah menjadi keputusan rapat JC di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, jika kedua kubu tersebut terus bertikai maka para pemain, yang sangat berkeinginan untuk membela timnas di Piala AFF, akan semakin menderita karena terus menjadi korban. "Mereka (pemain) tidak ingin berada di tengah-tengah pengurus yang bertikai. Mari kita mengimplementasikan poin-poin yang ada di JC secara konsisten," kata Andi. CPS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger