' Perampok SPBU Bugel Dicokok Polisi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Perampok SPBU Bugel Dicokok Polisi

Perampok SPBU Bugel Dicokok Polisi

Written By dodi on Wednesday, October 17, 2012 | 7:00 AM

KAB.TANGERANG (LJ) - Jajaran Polres Kota Tangerang dan Polresta Kabupaten Tangerang berhasil menangkap komplotan perampok Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kampung Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kemarin.

Dari enam tersangka, tiga berhasil diamankan adalah Ah (60) satpam SPBU, Da alias Okay (27) dan Gu (29). Sementara tiga tersangka, masih dalam pengejaran. "Tiga tersangka, sudah kita tangkap dari rumahnya masing-masing. Tersangka Ah merupakan otak dari perampokan tersebut. Dua tersangka lain masih keponakannya," kata Kombes Pol Bambang Priyo Andogo, Kapolresta Kabupaten Tangerang kepada wartawan, Selasa (16/10).

Bambang mengatakan, tersangka ini, sudah merencanakan perampokan selama satu minggu. Tersangka membuat skenario, agar tersangka Ah, satpam yang juga otak perampokan tersebut, seolah-olah menjadi korban.

"Kejadian sekitar hari Senin (15/10) pukul 02.30 WIB, enam tersangka masuk ke SPBU dengan memanjat tembok belakang menggunakan tangga kayu dan kursi. Ah ketika itu sedang bersama karyawan lainnya yakni Dani, Hermawan, Rahma, Rafi dan Salsa. Para pelaku langsung menyekap mereka di mushala SPBU," ujarnya.

Selanjutnya dia diikat tangannya dengan tali sepatu hitam. Mulut dan matanya juga ditutup dengan lakban. Setelah korban dilumpuhkan, pelaku langsung mencari brangkas yang sudah mereka incar di kantor SPBU. "Tersangka berhasil mengambil uang Rp14 juta, laptop dan tiga ponsel," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Shinto Silitonga mengungkapkan, keberhasil menangkap tersangka berawal dari keterangan karyawan yang menjelaskan sketsa ciri-ciri tersangka.

Sketsa tersebut lalu disebar ke warga lingkungan sekitar SPBU. Ternyata ada yang mengengetahuinya.Pihaknya juga memastikannya dengan menggunakan anjing pelacak. Ternyata mengarah ke rumah kontrakan tersangka yang berjarak 300 meter dari SPBU. “Kita langsung menangkap tiga tersangka. Sementara tiga tersangka lain sudah melarikan diri," ujar Shinto.

Dari tangan tersangka, diamankan sejumlah barang bukti uang Rp400 ribu, linggis, senjata tajam, satu unit motor Yamaha Jupiter MX dan sejumlah HP. Motif tersangka merampok adalah faktor ekonomi. "Para tersangka butuh uang untuk istrinya melahirkan. Selain itu juga ada yang terlilit hutang. Tidak ada faktor sakit hati kepada bos SPBU, karena Ahmad sudah bekerja selama empat tahun disana," imbuhnya.

Kata dia, pihaknya masih memburu tiga tersangka lain yang diindikasi masih satu keluarga dengan otak perampokan tersebut. "Kita sudah dapatkan identitasnya. Dalam waktu dekat kita akan tangkap mereka," pungkasnya.ADT

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger