' Penguatan Posyandu, Pemprov Jabar Gulirkan Rp 51 Miliar - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Penguatan Posyandu, Pemprov Jabar Gulirkan Rp 51 Miliar

Penguatan Posyandu, Pemprov Jabar Gulirkan Rp 51 Miliar

Written By dodi on Thursday, October 25, 2012 | 7:00 AM


KAB.CIREBON - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menyiapkan dana bantuan senilai Rp 51 miliar untuk kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di seluruh Jabar pada 2013. Juga disiapkan dana sebesar Rp 9 miliar untuk serta dana bantuan Pendamping Kader Posyandu (PKP).

Hal itu dikemukakan oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat menghadiri Pekan Gebyar Pantura di Kabupaten Cirebon, Selasa (23/10) lalu. Menurut Heryawan, selama ini Posyandu hanya mendapat anggaran dari pemerintah kota/kabupaten Rp 15.000 untuk satu kali pertemuan. "Sejauh ini Puskesmas hanya ada sampai tingkat kecamatan, belum di semua desa/kelurahan memiliki Puskesmas Pembantu," ujar Heryawan.

Meskipun tidak melayani pengobatan, kata Heryawan, peran Posyandu vital untuk menyosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat dan Keluarga Berencana. Bupati Cirebon, Dedi Supardi dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Dudung Mulyana mengatakan pertumbuhan penduduk di Cirebon terbilang tinggi. Saat ini jumlah penduduk Kabupaten Cirebon mencapai 2,25 juta jiwa.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan menjelaskan posyandu memiliki nilai penting sebagai tempat pelayanan kesehatan dasar. Lebih jauh posyandu juga sebagai penghimpun data awal yang kemudian menjadi dasar dari kebijakan pemerintah daerah hingga pusat.

"Tantangan yang dihadapi posyandu dewasa ini adalah jumlah dan pengetahuan kader, strata posyandu, kondisi geografis, kemajuan teknologi dan informasi, pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat, menurunnya kualitas lingkungan, serta pergeseran nilai. Padahal posyandu lah yang kerap dijadikan data awal sebuah kebijakan," jelas Netty kepada wartawan, baru-baru ini.

Menurut Netty, perlu adanya strategi yang dicanangkan kepada posyandu berupa peningkatan kualitas pelayanan, revitalisasi 5 kegiatan posyandu, keterpaduan program untuk penerima manfaat. Untuk kelembagaan, Netty menyinggung pentingnya komitmen, pembinaan dan pengelolaan kelembagaan. "Kemampuan adaptif dan antisipatif yang perlu dimiliki posyandu program inovatif, penggunaan teknologi, peningkatan kompetensi kader dan pendamping," tandasnya. WAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger