' Pemkot Depok Gelar Pelatihan Ekonomi Bagi Pemuda - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pemkot Depok Gelar Pelatihan Ekonomi Bagi Pemuda

Pemkot Depok Gelar Pelatihan Ekonomi Bagi Pemuda

Written By dodi on Wednesday, October 10, 2012 | 7:00 AM

DEPOK (LJ) - Pelatihan pemberdayaan ekonomi pemuda yang dimotori oleh Dinas Koperasi, UMKM, dan Pasar secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota H M Idris Abdul Shomad. Pelatihan yang digelar di Graha Insan Cita ini, diikuti oleh 421 peserta yang bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan jiwa wirausaha kepada para pemuda di Kota Depok sehingga dapat tercipta ekonomi yang mandiri.

Wakil Walikota H M Idris Abdul Shomad mengatakan, hingga 2016 mendatang, pelatihan untuk kurang lebih 3000 pemuda akan terus dilaksanakan oleh Pemkot. Karena pemuda adalah generasi penerus bangsa yang harus terus dibimbing dan digali potensinya,  sehingga nantinya akan menjadi pemimpin bangsa yang mandiri dan unggul.

“Dengan pelatihan ini, akan muncul pemuda-pemuda yang proaktif, pemuda yang bisa diberdayakan dalam berbagai aspek, dan pemuda yang berani berkreasi, untuk memunculkan usaha-usaha baru yang inovatif,” ungkap Idris, seraya berharap pelatihan ini, sebagai titik awal untuk menciptakan ekonomi yang mandiri. Pelatihan yang akan berlangsung hingga 10 Oktober ini, menghadirkan beberapa narasumber, salah satunya adalah Walikota Depok H Nur Mahmudi Isma’il.

Sementara itu, Nur memaparkan, pelatihan ini sebagai upaya untuk menumbuhkan kewirausahaan baru bagi pemuda pemudi di Kota Depok, dan sebagai pengembangan usaha bagi para pelaku ekonomu mikro kecil. “Selain faktor eksternal, ada pula faktor internal dari diri sendiri sebagai pelaku yang akan berhadapan langsung dengan berbagai rintangan, cercaan, sindiran dan hambatan saat berwirausaha. Kita harus bisa menghadapi semua itu agar usaha yang dijalnkan bisa sukses” tuturnya.

Dia menjelaskan, tentang beberapa kiat dalam menghadapai tantangan berwirausaha. “Manfaatkan pelatihan ini untuk menggali postensi dan membuka peluang usaha yang cemerlang. Dengan berwirausaha, kita bisa mengurangi total pengangguran, menumbuhkan ekonomi baru yang mandiri, serta melahirkan produk-produk baru yang inovatif,” imbuhnya.

Lebih lanjut Nur mengatakan, tujuan Pemkot adakan pelatihan ini, adalah untuk membangun silaturahmi antar pemuda, menyamakan persepsi tentang manfaat berwirausaha, membangun networking antar pemuda, serta wadah untuk tukar pikiran dan menggali potensi, serta dapat saling memotivasi. “Semoga pelatihan ini, akan melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang kreatif dan handal,” pintanya. Dia berharap, semoga ada yang terstimulasi dan termotivasi untuk membuka kafe/rumah makan dengan menu tanpa nasi tanpa terigu (ODNR).

Pelatihan yang digelar pada hari Selasa (9/10) ini, panitia dengan sengaja menyuguhkan menu makan siang dengan nasi ODNR dan kentang yang tentunya dilengkapi dengan lauk dan sayur. Para peserta terlihat sedikit kaget dan merasa aneh dengan nasi tersebut, namun semua mengaku rasanya tidak begitu berbeda dengan nasi biasa. Seperti dikatakan oleh seorang ibu rumahtangga,  Siti Rukoyah peserta dari Kecamatan Cilodong yang mengatakan, nasinya rasanya enak, dan cukup lezat. “Awal melihat sedikit tidak percaya kalau nasi ini bukan dari beras, dan ragu tentang rasanya. Tapi ternyata enak juga, saya mau aja kalo harus makan nasi ini setiap hari,” ujar Siti. TYS/HRS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger