' Pembinaan Teknis Pertanahan Bagi Lurah dan Kepala Desa - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pembinaan Teknis Pertanahan Bagi Lurah dan Kepala Desa

Pembinaan Teknis Pertanahan Bagi Lurah dan Kepala Desa

Written By dodi on Wednesday, October 24, 2012 | 7:00 AM

KAB BOGOR (LJ ) - Sebanyak 90 peserta dari aparat pemerintahan tingkat kelurahan dan desa yang berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cibinong, Bojonggede dan Tajurhalang diberikan pembinaan teknis pertanahan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor. Kegiatan bertujuan untuk memberikan wawasan kepada pemerintahan tingkat bawah itu digelar di Hotel Cibinong II, Selasa (23/10), dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Ir.Joko Heriyadi, MM.

Seperti diungkapkan Rusli Yacob, Kepala Seksi (Kasi) Hak Tanah dan Pendaptaran Tanah (HTPT) Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, pembinaan tentang teknis pertanahan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan instansinya setiap tahunnya terhadap kelurahan maupun desa. Dimana yang mereka terlibat kegiatan mendapatkan pemahaman serta wawasan soal pertanahan yang ada di wilayahnya masing-masing.

 "Intinya kegiatan ini agar lurah dan kepala desa untuk lebih teliti lagi dalam persoalan tanah. Jangan sampai asal main tandatangan saja, tanpa meneliti lebih detail lagi mulai status tanah dan pemiliknya," ungkapnya kepada LINGKAR JABAR usai kegiatan, kemarin.

Menurut dia, kegiatan ini bertujuan agar para lurah dan kepala desa mengetahui lebih jauh tentang peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional (Perkaban) Nomor 7 Tahun 2007 Tentang Penitia Pemeriksaan Tanah, Panitia A atau lebih kongkritnya, Panitia Pemeriksaan Tanah A. Dimana dalam melaksanakan tugasnya, penitia pemeriksaan tanah A bertugas melaksanakan pemeriksaan, penelitian dan pengkajian data fisik maupun yuridis baik di lapangan maupun di kantor dalam rangka penyelesaian permohonan pemberian hak milik, hak guna bangunan, hak pakai atas tanah negara, hak pengelolaan serta permohonan pengakuan hak atas tanah.

"Jadi untuk sampai mendapatkan sertifikat tanah, pengajuan yang dilakukan pemohon atau melalui kepala desa dan lurah terlebih dulu kami lakukan pengecekan. Bila sudah sesuai dengan aturan Perkaban, maka sertifikat bisa kami keluarkan," ujar Rusli.

Sesuai dengan tugas panitia A, lanjutnya, berdasarkan ketentuan pasal 6 ayat 1 yang terdapat dalam aturan Perkaban, panitia mengadakan pemeriksaan terhadap kelengkapan berkas permohon pemberian hak, baik permohon pemberian hak milik, hak guna bangunan, hak pakai atas tanah negara, hak pengelolaan, dan permohon pengakuan hak atas tanah.

Setelah itu, mengadakan penelitian dan pengkajian mengenai status tanah, riwayat tanah, dan hukum antara tanah yang dimohon dengan pemohon serta kepentingan lainnya. Dilanjutkan dengan mengadakan penelitian dan peninjauan fisik atas tanah yang dimohon mengenai penguasaan, pengunaan/keadaan tanah, serta batas-batas bidang tanah yang dimohon, setelah itu baru mengumpulkan keterangan/ penjelasan dari para pemilik tanah yang berbatasan.

Panitia A juga bertugas meneliti kesesuaian pengunaan tanah yang dimohon dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) setempat. Baru setelah itu selesai, membuat hasil laporan dengan bentuk berita acara pemeriksaan lapangan, serta melakukan sidang berdasarkan data fisik dan data yuridis hasil pemeriksaan lapang termasuk data pendukung lainnya.

 "Kalau tahapan itu sudah selesai dilakukan, tinggal memberikan pendapat dan pertimbangan atas permohon hak ayas yanah yang dituangkan dalam Risalah Panitia Pemeriksaan Tanah yang ditandatangani oleh semua anggota panitia A," jelas Rusli.

Sementara, Asep SA, Lurah Karadenan Kecamatan Cibinong mengakui, jika kegiatan yang digelar Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor ini sangat baik dan menambah pengetahuan dirinya dalam persoalan pertanahan. Sehingga lanjutnya, kedepan akan lebih berhati-hati dan teliti lagi dalam memberikan ijin atau tandatangan soal tanah.

 "Sesuai dengan aturan Perkaban, maka kedepannya kami mesti lebih teliti lagi memberikan tandatangan kepada tiap pemohon yang mengajukan ijin tanah. Kami akan tanyakan dulu status dan kepemilikan tanah tersebut," tukasnya. DED     
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger