' P2PTPA Garut Akan Jemput ABG Korban Traffiking - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » P2PTPA Garut Akan Jemput ABG Korban Traffiking

P2PTPA Garut Akan Jemput ABG Korban Traffiking

Written By dodi on Thursday, October 18, 2012 | 7:00 AM

GARUT (LJ)-Pusat Pencegahan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2PTPA), Kabupaten Garut, Jawa Barat, secepatnya melakukan penjemputan seorang gadis anak baru gede (ABG) warga Kabupaten Garut yang menjadi korban traffiking ( penjualan manusia) yang kini berada di Batam.

"Korban "SL" (16), warga Tarogong Kaler Kabupaten Garut, diketahui telah menjadi korban kejahatan penjualan manusia. Kami dalam waktu dekat akan melakukan penjemputan," tegas Ketua Pusat Pencegahan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2PTPA) Garut, Nitta K Widjaya, pada LINGKAR JABAR, Rabu (17/10).

Dikatakan Nita, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Garut, terkait kasus yang menimpa SL. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Daerah Batam, dalam waktu dekat ini kami akan melakukan penjemputan kedaerah Batam. " Kami telah berkoordinasi dengan Polres Garut, untuk melakukan Penjemputan," ungkapnya.

Diakui Nita, pihaknya juga telah mendatangi keluarga SL di daerah Tarogong Kaler. Berdasrkan informasi dari pihak keluarga, ternyata kasus ini juga telah ada yang mendampingi dari pihak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), namun dalam pendampingannya, mereka kerap memanfaatkan keluarga korban, dengan cara menemui pelaku yang ada di Bekasi dan meraup keuntungan.

Dari informasi yang diperoleh dari keluarga korban, maka pihaknya sangat menyangkan pihak LSM yang memanfaatkan korban. Bukannya membantu malah mencari keuntungan, " Kami sangat menyayangkan sekali tindakan LSM tersebut," keluh dia.

Terkait akan dilakukannya penjemputan, pihaknya juga menyayangkan Pemerintah Kabupaten Garut, dengan tidak adanya dukungan buat lembaganya. Mestinya pihak Pemerintah Garut respon melihat kasus ini jangan seperti sekarang malah diam.

"Saya akui, sampai saat ini kami tidak pernah mendapatkan kucuran dana Dari APBD Garut, terkait untuk penanganan kasus yang semestinya ditangani lembaga tersebut, "padahal kami pada saat Audensi dengan DPRD, Pemkab, Keduanya telah menjanjikan akan menggelontorkan bantuan buat lembaga P2PTPA. Namun hingga saat ini belum juga ada realisasinya. Seperti kasus yang kini sedang di tangani, mau dari mana anggarannya, kalau tidak dibantu oleh pihak pemerintah kabupaten Garut," pungkasnya. (BDN/JUL)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger