' Muslimat NU Gelar Aksi Menekan Angka Kematian Ibu - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Muslimat NU Gelar Aksi Menekan Angka Kematian Ibu

Muslimat NU Gelar Aksi Menekan Angka Kematian Ibu

Written By dodi on Tuesday, October 2, 2012 | 7:00 AM

PURWAKARTA - Muslimat Nahdatul Ulama (NU) dan organisasi perempuan Muhammadiyah ternyata memiliki kepedulian besar sekaligus merasa prihatin dengan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di tanah air, khususnya wilayah Jawa Barat. Karenanya, Muslimat NU dan perempuan Muhammadiyah berencana menggalang organisasi lintas ormas dan agama untuk melakukan upaya-upaya untuk menekan AKI.

Di dalamnya terdapat tiga organisasi, yakni Aisyiah, organisasi perempuan Muhammadiyah, dan Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdhaki). Mereka tergabung dalam satu konsorsium yang secara aktif memberikan pelatihan-pelatihan seputar masalah kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan anak-anak.

Ketiga organisasi ini menyadari kurangnya perhatian terhadap seorang ibu hamil dapat berisiko fatal. Sehingga wajar, AKI di Indonesia terbilang tinggi. Begitu pula kasus Angka Kematian Bayi (AKB) kondisinya tidak terlalu jauh dengan AKI. Sehingga perlu peran serta maksimal dari semua kelompok masyarakat untuk bersama-sama menangani persoalan ini.

“Pelatihan-pelatihan yang dilakukan ini lebih berorientasi guna menekan AKI dan AKB. Namun secara teknis prioritas kegiatannya adalah dengan menciptakan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) secara maksimal. Salah satu caranya dengan lebih mensosialisasikan imunisasi,” papar Ketua Muslimat NU Jabar, Ella Giri Komala dalam keterangan persnya, Senin (1/10).

Ella mengatakan dalam melakukan kegiatan ini, selain dengan pemerintah sendiri pihaknya bekerja sama dengan sejumlah ormas yang ada, di antaranya Aisyiah dan Pedhaki. Untuk di Purwakarta ini merupakan yang kedua di Jabar. Hasilnya lumayan, meskipun tidak disebutkan angka, yang pasti pascapelatihan angka imunisasi lumayan meningkat.

Menurut dia, dalam pelatihan yang digelarnya setiap peserta bisa menularkan ilmunya kepada masyarakat lain secara berantai. Semakin banyak yang mensosialisasikan, setidaknya pemahaman masyarakat secara umum bertambah. Dampaknya, perhatian kepada ibu dan anak bisa lebih besar. Minimal mendorong terhadap ibu hami untuk secara rutin meriksa kandungannya ke klinik atau bidan terdekat.

Untuk di Purwakarta sendiri, sambung dia, materi pelatihan dipusatkan di Hotel Ciwareng Inn selam tiga hari kedepan. Dimana dalam pelatihan tersebut, menekankan pada materi Peripheral Level Manager (PLM), Trainer of Motivator (TOM), serta tema-tema kesehatan lainnya. YAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger