' Mimpi Rieke Bukan Jadi Wakil Gubernur - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Mimpi Rieke Bukan Jadi Wakil Gubernur

Mimpi Rieke Bukan Jadi Wakil Gubernur

Written By dodi on Wednesday, October 17, 2012 | 7:00 AM


BANDUNG - Artis peran sekaligus model yang kini menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka, mengaku memiliki mimpi politik menjadi Gubernur, bukan Wakil Gubernur. Karenanya, dia mendaftar sebagai Bakal Calon Gubernur (Cagub) Jabar 2013-2018. Namun sebagai kader partai, Rieke menegaskan akan fatsun pada setiap keputusan partai.

"Dengan mimpi politik saya yang seperti itu, mungkin saya harus jadi Jabar I. Kalau saya jadi Jabar 2, nantinya bisa nggak kita jalan bareng atau nanti malah seperti yang lain ditinggalkan. Tetapi apapun yang diputuskan partai, saya akan terima kok," ujar Rieke kepada wartawan usai menghadiri sebuah acara di Taman Pramuka, Jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Selasa (16/10).

Kalau memang positif diusung sebagai Cagub, Rieke akan mengkomodir keinginan aktivis Teten Masduki yang menginginkan bersanding di Pilgub Jabar. Diharapkan keinginan itu bisa menjadi bahan pertimbangan partai untuk mengusung dirinya bersama Teten. "Apa yang disampaikan Kang Teten, terutama soal keinginan maju bersama saya. Mudah-mudahan jadi bahan masukan bagi DPP untuk memutuskan apakah saya direkomendasikan atau tidak," tandasnya.

Sebelumnya, Teten yang mendapat dukungan dari Prabowo Subianto untuk menjadi Cagub dari Partai Gerindra, berharap bisa berduet dengan Rieke. "Merespons dukungan dari Gerindra, saya sangat respect Gerindra telah mengapresiasi saya untuk pencalonan di Pilgub Jabar. Saya yakin dukungan itu penting dan karena itu saya ingin berterima kasih kepada Gerindra," jelas Teten saat dikonfirmasi, kemarin petang.

Atas dukungan itu, Teten pun siap maju di Pilgub Jabar. Tetapi dia membutuhkan pasangan yang pas. "Sudah saya sampaikan bahwa rencana saya turun dalam Pilgub Jabar karena ada kesesuaian komitmen dan visi dengan Rieke dan Partainya untuk benahi Jabar. Pilihan pasangan ini sangat penting bagi saya karena untuk melakukan perubahan di Jabar pasti tidak mudah dan butuh komitmen yang kuat dan visi yang sejalan dengan pasangan," terang Teten.

Di lain pihak, calon dari Partai Demokrat Dede Yusuf, hingga kini belum mengantongi Surat Keputusan (SK) penetapan sebagai Cagub dari DPP Partai Demokrat. Hal itu membuat DPD Partai Demokrat Jabar belum bergerak untuk pemenangan Dede. Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulanjana mengaku masih menunggu SK Dede Yusuf. Sebab sejauh ini penetapan Dede baru sebatas lisan yang diketahuinya dari DPP. "Belum (ada pergerakan), kan SK-nya juga belum keluar," ujar Iwan.

Meski belum bergerak, sejauh ini DPD Demokrat Jabar sudah menyiapkan tim sukses untuk memenangkan Dede Yusuf. Namun mereka belum akan bekerja sebelum SK penetapan dikeluarkan DPP. "Katanya (setelah Dede Yusuf ditetapkan) nunggu dua minggu. Kita tunggu saja SK-nya," ucap mantan Panglima Kodam III Siliwangi ini.

Iwan sendiri merupakan salah satu bakal calon gubernur dari Demokrat. Namun ia gugur dalam pencalonannya karena DPP lebih memilih Dede Yusuf. Meski begitu, Iwan mengaku akan tetap berkomitmen dengan Demokrat. Ia bahkan akan mendorong Dede Yusuf agar meraih kursi Jabar I. "Siapapun yang maju harus didorong. Itu sudah aturan partai. Saya tidak diusung partai, tapi siap memenangkan Demokrat pada pilgub nanti," pungkasnya. FER/CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger