' Mantan Rektor IMT Bandung Kritisi Kebijakan Bupati Garut - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Mantan Rektor IMT Bandung Kritisi Kebijakan Bupati Garut

Mantan Rektor IMT Bandung Kritisi Kebijakan Bupati Garut

Written By dodi on Monday, October 29, 2012 | 7:00 AM

GARUT (LJ) - Penataan dan arah kebijakan Pembangunan Kabupaten Garut telah dilaksanakan oleh beberapa Bupati Garut, namun hingga saat ini masih belum dapat mengatasi kesenjangan yang terjadi di masyarakat kabupaten Garut. Hal tersebut diungkapkan mantan Rektor Institut Manajemen Telkom Bandung, DR. H. Asep Suryana Natawiria, MBA, M.Si ketika diwawancarai di kediamannya, (28/10).

"Untuk tingkat kesejahteraan, semakin hari bukannya semakin meningkat tetapi malah semakin menurun tingkat PAD-nya, bahkan kesenjangan tersebut merembet ke level yang paling bawah. Sementara untuk pucuk pimpinannya kesejahteraannya meningkat sangat tajam sehingga menimbulkan kecemburuan dan kecurigaan antara pihak penguasa dengan rakyatnya," ungkapnya.

Dalam perkembangannya, Kab. Garut mengalami pertumbuhan serta perubahan, namun perubahannya sangat lamban apabila dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya yang ada di Jawa Barat, bahkan yang terdengar justru Garut mendapat julukan sebagai daerah tertinggal di Jawa Barat.

Ketika ditanya kenapa Kab. Garut masuk kepada Daerah tertinggal di Jawa Barat, H. Asep menguraikan, bahwa ada 3 point yang menjadi akar permasalahnnya yaitu : 1). Buruknya kualitas pelayanan kepada masyarakat, 2). Kurangnya kualitas Sumber Daya Manusia yang menjadi aparatur pemerintahan di Kab. Garut, 3). Rendahnya Moralitas yang mendorong terjadinya Korupsi di berbagai Dinas/Instansi/Lembaga, sehingga korupsi sudah menjadi suatu hal yang lumrah di lakukan secara berjamaah mulai dari atasan sampai ke tingkat yang paling bawah, kami banyak mendengar di Desa-Desa terjadi penyelewengan beras Raskin, bantuan bencana gempa bumi yang tidak sesuai dengan peruntukannya dan masih banyak lagi penyelewengan-penyelewengan yang dapat merusak sendi-sendi ekonomi di tingkat desa/kelurahan.

"Untuk itu kedepan, siapapun nanti yang terpilih menjadi Bupati Garut harus mampu mengahadapi tantangan dalam mengelola desentralisasi 42 kecamatan dan 425 desa/kelurahan. Oleh karena itu Bupati perlu melakukan koordinasi, sinkronisasi dan menjalin sinergitas pemanfaatan Sumber Daya Alam untuk peningkatan PAD Garut. Memupuk dan memperkuat demokrasi dengan menjungjung tinggi perbedaan pendapat untuk saling mengoreksi antara pihak pemerintah dengan masyarakatnya. Mempercepat transisi dari demokrasi prosedural ke arah demokrasi yang substansial. Memperkuat pilar-pilar demokrasi dengan cara menjalin kemitraan antara pihak eksekutif, legislatif, yudikatif dan Insan Pers," imbuhnya penuh harap.

"Seorang bupati harus berani mengambil manfaat dari efek globalisasi, meningkatkan daya saing, memperkuat daya tahan perekonomian dari pemberdayaan ekonomi tradisional ke arah usaha ekonomi mikro, mengendalikan arus modal dan meningkatkan kualitas serta kapasitas diplomasi yang menyangkut dibidang politik, ekonomi dan perdagangan," tambahnya.

Selain itu Asep juga menghimbau agar ke depan semua elemen masyarakat Garut mampu saling bekerja sama guna mewujudkan masyarakat Garut yang mandiri dalam menyongsong Era Baru Garut yang berkemajuan, sejahtera, makmur dan berkeadilan dibawah naungan Ridho Allah SWT.

"Diperlukan seorang sosok pemimpin yang memiliki kriteria Siddiq, Tabligh, Amanah dan Fathonah (STAF), selain itu Bupati Garut harus memiliki Visi Misi yang jelas, berkemampuan untuk bekerja keras, tekun dan tabah dalam menjalankan roda pemerintahan, disiplin waktu dan disiplin kerja serta memiliki kepedulian sosial, sopan dan berbudi pekerti yang baik sehingga menjadi panutan bagi bawahannya, memiliki perhatian yang besar pada rakyatnya, selalu bersahabat dengan rekan-rekan Muspidanya serta senantiasa membantu masyarakat yang sangat membutuhkannya," harapnya. (JUL/BDN)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger