' Kredit di Bank Syariah Terhambat di Semua Sektor - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Kredit di Bank Syariah Terhambat di Semua Sektor

Kredit di Bank Syariah Terhambat di Semua Sektor

Written By dodi on Friday, October 5, 2012 | 7:00 AM


BOGOR - Sekretaris Jendral Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Achmad K Permana mengungkapkan, pangsa pasar bank syariah di tahun ini akan tumbuh melambat. Hal itu disebabkan kredit di bank syariah terhambat. "Kredit di bank syariah banyak yang terhambat di semua sektor, apalagi setelah akan ada aturan loan to value (LTV) untuk perbankan syariah," kata Permana kepada wartawan, Kamis (4/10).

Dikatakannya, Bank Indonesia (BI) memang akan menerbitkan aturan tentang loan to value ratio (LTV) untuk perbankan syariah akan rampung pada kisaran Oktober-November tahun ini. BI masih mengkaji, pemberlakuan aturan LTV terhadap perbankan syariah itu akan menyeluruh atau terhadap produk tertentu.

Hal yang diatur adalah rasio pinjaman terhadap nilai agunan yang aturannya telah diberlakukan kepada bank konvensional dengan besaran 70 persen untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maupun Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Berdasarkan kajian tersebut, saat ini BI sedang melihat juga apakah pemberlakuan aturan LTV terhadap perbankan syariah itu akan menyeluruh atau terhadap produk tertentu.

Besaran rasio LTV nantinya diharapkan akan sama dengan aturan yang telah ditetapkan terhadap bank konvensional yaitu sebesar 70 persen atau uang muka (DP) minimum 30 persen. Sebagai gambaran, Edy mengatakan saat ini rasio LTV bagi bank syariah berkisar di angka 15-20 persen, sedangkan bank syariah di Indonesia berjumlah 11 bank umum syariah dan 24 unit usaha syariah. "Kredit kita di beberapa segmen merosot. Sehingga kita perlu memiliki cara lain untuk menggenjot market share," jelasnya.

Saat ini, pangsa pasar perbankan syariah di kuartal II-2012 hanya sebesar 3,8 persen. Pangsa tersebut turun dari pangsa pasar per 2011 yang masih sebesar 3,98 persen. "Untuk mencapai share 5 persen di akhir tahun ini agak susah, meski sekarang sudah mulai naik lagi," jelas Permana.

Cara yang paling mungkin untuk mempercepat kenaikan pangsa pasar bank syariah adalah kesungguhan dari semua pemegang keputusan baik dari pemerintah, Kementerian Keuangan, Kementerian Agama hingga perbankan syariah masing-masing. "Cara yang paling cepat adalah mengkonversi bank konvensional, khususnya salah satu bank BUMN. Itu akan mempercepat kenaikan pangsa pasarnya. Tapi akan butuh waktu lama karena harus ada niat baik dari pemerintah," katanya. KCM
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger