' KPK Diminta Periksa Subsidi Kualitas Raskin Kabupaten Sukabumi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » KPK Diminta Periksa Subsidi Kualitas Raskin Kabupaten Sukabumi

KPK Diminta Periksa Subsidi Kualitas Raskin Kabupaten Sukabumi

Written By dodi on Friday, October 12, 2012 | 7:00 AM

SUKABUMI (LJ) - Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mempertanyakan kualitas Beras Masyarakat Miskin (Raskin) yang di distribusikan ke 382 desa. Bahkan hal ini akan dibawa keranah rapat Apdesi Kabupaten Sukabumi, Pasalnya, seolah setengah dipaksakan bahwa beras tersebut berkualitas baik yang diterima oleh desa tetapi pada kenyataan raskin tersebut yang merupakan salah satu sumber bahan pokok kebutuhan masyarakat miskin, pemanfaatannya kurang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Haer Suhermasyah selaku Bendahara Apdesi Kabupaten Sukabumi mengungkapkan, konon katanya raskin tersebut telah disubsidi pemerintah kisaran 5000 atau 5400 sesuai dengan beras normal yang ada, tetapi kualitas raskin tersebut dirasanya kurang berkualitas untuk masyarakat.

"Pada saat penandatangan Raskin pihak kesatu yang menyerahkan kepada pihak kedua sebagai penerima tertuang kalimat, bahwa beras yang diterima berkualitas baik, hal ini menjadi pertanyaan yang cukup menggelikan, namun pada kenyataannya beras yang diterima manfaatnya kurang bisa dirasakan oleh masyarakat miskin. Pada akhirnya sebagian Raskin tersebut bukan untuk konsumsi masyarakat, melainkan dibuat dapros, ranginang, makanan ternak atau yang lainnya," ungkap Haer ketika dihubungi LINGKAR JABAR di ruang kerjanya, kemarin.

“Maka untuk itu Apdesi akan membangun komunikasi dengan para kepala desa Sekabupaten sukabumi dalam rangka pembahasan penting terkait hal tersebut. Sementara yang konon katanya raskin tersebut dibeli dari dana pemerintah dengan harga seperti layaknya beras normal, sesuai dengan harga beras dipasaran. Kalau harga Raskin tersebut Rp.6.600/Kg saja berarti subsidi pemerintah berkisar Rp 5.000, dari harga Rp 1.600/KG," lanjutnya.

Salah satu Contoh saja Subsidi minimal Rp 5000 dikali 14 ton lebih, sudah mencapai Rp71.500.000/Bln, itu harga yang disubsidi Pemerintah perdesanya kalau saja dikali 1 tahun sudah mencapai Rp 840.000/Tahun,_ sementara untuk Desa di Kabupaten Sukabumi sejumlah 363 ditambah dengan Desa pemekaran 19 Desa menjadi 682 Desa,  Jadi Rp 71.500,000 X 383 bisa mencapai Rp26,7 miliar/bulan.

"Hal ini merupakan angka yang cukup signifikan, sementara Raskin yang diterima masyakat belum bisa dirasakan oleh masyarakat sebagaimana mestinya, kalau bisa dirubah saja dengan produk lainnya. Saya pun berharap pihak KPK Pusat melakukan penyidikan terkait hal ini, namun kami disini tidak menyalahkan gudang BULOG di wilayah 2, kemungkinan dugaan kami yang diatas, karena untuk 1 desa hampir Rp 1 miliar," tandasnya. HEP
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger