' Kasus HIV/AIDS, Kota Bogor Masuk Tiga Besar se-Jabar - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Kasus HIV/AIDS, Kota Bogor Masuk Tiga Besar se-Jabar

Kasus HIV/AIDS, Kota Bogor Masuk Tiga Besar se-Jabar

Written By dodi on Friday, October 12, 2012 | 7:00 AM

BOGOR (LJ) - Sangat tragis keberadaan di Kota Bogor masuk ke dalam tiga besar kota se-Jawa Barat (Jabar) jumlah penderita HIV/AIDS tertinggi setelah Kota Bandung dan Kota Bekasi. Dari tahun 2006-2011, penderita HIV mencapai 1.277 orang, penderita AIDS 697 orang.

Untuk menekan merebaknya HIV-AIDS, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota Bogor menggelar Rapat Konsolidasi Organisasi.  Rapat dibuka langsung oleh Sekretaris daerah Kota Bogor Aim Halim Hermana.  Rapat juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Rubaeah selaku Wakil Ketua I KPAD Kota Bogor, Sekretaris I KPAD Kota Bogor Yetti Rohayati.
Rapat yang digelar di Ruang Rapat III Balaikota Bogor, Kamis (11/10/2012) dihadiri sekitar 50 peserta dari puskesmas, para kepala bidang dan sejumlah dinas terkait.

KPAD Kota Bogor melansir data berdasarkan hasil penjangkauan memperlihatkan rata-rata usia populasi kunci di Kota Bogor berada di angka 25,6 tahun. Selain itu, fakta dilapangan memperlihatkan adanya populasi kunci pada usia anak sekolah yakni 15-20 tahun sebanyak 35%. Untuk itu program sosialisasi pada anak usia sekolah sangat diperlukan.

Hal ini, menurut Sekretaris Daerah Kota Bogor Aim Halim Hermana, membutuhkan perhatian khusus dimana pencegahan menjadi suatu keharusan untuk mencegah timbulnya infeksi baru. Bahkan dengan ditemukannya penderita HIV di kalangan Bawah Lima Tahun (Balita) menunjukkan bahwa penyebaran penyakit ini sudah masuk ke tingkat rumah tangga.

“Juga perlu kiranya dipertimbangkan langkah untuk mengusulkan dirumuskannya peraturan daerah tentang pencegahan penanggulangan HIV–AIDS, atau setidaknya yang perlu didahulukan adalah Peraturan Walikota Bogor tentang Rencana Aksi Daerah Millenium Development Goals, yang dapat menjadi payung hukum bagi pelaksanaan program penanganan HIV-AIDS di Kota Bogor,” ujar Aim kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Menurut Aim, dengan adanya payung hukum diharapkan kegiatan penanggulangan penyebaran HIV AIDS dapat dilakukan dengan memperoleh dukungan keterlibatan lebih banyak pihak lainnya. Termasuk dukungan yang dapat diberikan oleh berbagai instansi pemerintah yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Bogor maupun instansi lainnya dengan mengalokasikan anggaran untuk Program Penanggulangan HIV-AIDS atau menyusun program dan kegiatan yang bertujuan membantu pelaksanaan tugas KPAD Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Aim mengajak seluruh pihak untuk mengoptimalkan kinerja KPAD Kota Bogor. Seluruh jajaran pengurus KPAD Kota Bogor diminta terus proaktif dan berinovasi di dalam menjalankan semua tugas dan amanah masing-masing, sebagai usaha mendukung peningkatan kinerja pengurus. ALI

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger