' Kadisdik Pemkab Garut : “ Pasti Dipecat Konsultan Pelanggar Aturan DAK ” - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Kadisdik Pemkab Garut : “ Pasti Dipecat Konsultan Pelanggar Aturan DAK ”

Kadisdik Pemkab Garut : “ Pasti Dipecat Konsultan Pelanggar Aturan DAK ”

Written By dodi on Tuesday, October 30, 2012 | 7:00 AM


GARUT (LJ)- Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur dipastikan akan memecat konsultan yang ditenggarai melenceng dari tugasnya saat menangani Program DAK Bidang pendidikan. Pasalnya, keberadaan mereka adalah tenaga ahli yang dibayar dan diangkat oleh instansi dinas pendidikan.

“Sebagai Kepala Dinas, saya bertanggung jawab berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan DAK tahun 2011 serta mengevaluasi kinerja.Kita juga akan memberikan masukan sekaligus intruksi kepada Kepala Bidang sebagai KPA untuk memberhentikan dan mengganti konsultan yang bermasalah, kalau mereka melenceng dari tugas dan fungsinya pasti akan pecat ! Sebab kalau  dilanjutkan akan terjadi overlape serta miss ordered,” tegas Kepala Dinas Perndidikan Kabupaten Garut H.Mahmud kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya Senin (29/10).

Dikatakan Mahmud, sinyalemen adanya oknum  Konsultan yang diduga ikut menjadi pemain dalam program DAK 2011, adalah perbuatan yang salah besar. Konsultan itu adalah tenaga ahli yang diangkat oleh pihak Dinas dan mereka di bayar juga oleh dinas, konsultan itu hanya bekerja sebagai tenaga teknis, tidak bekerja dalam tatanan kebijakan, yang punya kebijakan itu adalah Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Kemudian, secara teknis itu ada di kepala seksi,jadi manakala  Konsultan  membuat kebijakan itu bukan ranahnya bukan kewenangannya.
 
“Apapun dalih dan kendalanya DAK bidang pendidikan tahun 2011 yang pelaksanaannya menjelang bulan Oktober 2012 ini, harus berhasil.Jujur saja kami telah bekerja keras dan berupaya maksimal dan terus-menerus mendorong para  Kabid,kasi  yang menangani  langsung DAK tersebut,serta semua stake Holder yang terlibat agar betul-betul bekerja professional, proporsional, tepat waktu, dan tepat sasaran, agar mencapai target sebagaimana yang kita harapkan,” ungkap H.Mahmud sungguh-sungguh.
     
Konsultan itu demikian H.Mahmud adalah tenaga Teknis yang dibayar oleh Dinas,hukumnya haram, dilarang keras jika sudah membuat kebijakan, apalagi sudah mengkondisikan serta menggolkan rekanan  konco-konconya dalam menentukan lokasi,serta kongkalingkong lainnya,tanpa sepengetahuan Kepala Dinas serta KPA  dalam hal ini kepala Bidang.

“Jadi jika konsultan tersebut sudah benar-benar kinerjanya sudah melenceng,tidak mentaati peraturan yang telah ditetapkan kami-tidak akan ewuh pakewuh untuk memecatnya dan akan diganti dengan konsultan lain yang benar-benar profesional,proporsional dan mampu bekerjasama dengan Dinas Pendidikan serta mampu menjaga citra dan nama baik Dinas Pendidikan Pemkab Garut,” ungkapnya.

Lebih lanjut H.Mahmud mengatakan,Kita akan secepatnya memanggil konsultannya untuk diminta pertanggung jawaban,sejauh mana dia itu bisa mempertanggung jawabkan kaitan dengan pekerjaan dan kebijakannya. jumlah sekolah yang akan dikerjakannya kata dia, adalah 422 sekolah,SMP itu hanya 70 sekolah.
 
"Harapan kita  kepada asosiasi, mereka itu harus bisa bekerja dengan baik,tepat waktu,sesuai dengan juklak dan juknis yang berlaku,intinya seperti itu.Kemudian harapan kepada KPA dan PPTK juga bekerjalah dengan baik sesuai dengan prosedur,justru ditangan mereka sukses dan tidaknya  program  DAK 2011 ini," paparnya.(BDN/JUL)  

   



Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger