' Janjikan Jadi Pegawai Oknum Dewan Diduga Tipu Warga - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Janjikan Jadi Pegawai Oknum Dewan Diduga Tipu Warga

Janjikan Jadi Pegawai Oknum Dewan Diduga Tipu Warga

Written By dodi on Monday, October 8, 2012 | 7:00 AM

KAB CIREBON (LJ) - Hasanah (20), Warga Blok Rengas RT 03/07 Desa Tegal Gubug Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon mengaku telah ditipu oleh oknum wakil rakyat berinisial DZ. Dugaan penipuan yang dilakukan oknum anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Demokrat terhadap anak kedua dari lima bersaudara pasutri (pasangan suami istri) H. Sarbini dan Hj. Sari'ah itu, karena sampai sekarang Hasanah tidak juga bekerja di Rumah Sakit (RS) milik Pemerintah Daerah (Pemda) seperti yang dijanjikan DZ.

 "Kenapa kami merasa telah ditipu, karena pekerjaan yang dijanjikan DZ kepada Hasanah menjadi bidan disalah satu RS Pemda sudah tiga tahun ini belum juga ada. Padahal, janji awal anggota dewan itu sanggup memasukan anak kami asalkan sanggup membayar sejumlah uang," aku Sarbini, orangtua Hasanah kepada LINGKAR JABAR dikediamannya, kemarin.

Kasus ini berawal ketika Hasanah yang sudah menyandang gelar ahli madya kebidanan didatangi DZ, dengan kata meyakinkan itu DZ mengaku sanggup memasukkan Hasanah jadi pegawai di lingkungan Dinas kesehatan menjadi bidan di RS Pemda, asalkan sanggup membayar Rp10 juta.

 "Kedatangan DZ saat itu, kami rasakan seperti penolong. Sebab dengan kedudukannya sebagai wakil rakyat dan kondisi sekarang ini tak ada lagi penerimaan masuk sebagai pegawai honor di lingkungan Pemda, makanya kami terima tawaran dan persyaratan yang diminta DZ tersebut," jelas Sarbini.

Merasa percaya dengan DZ, Sarbini mengungkapkan, saat itu juga persyaratan yang diminta sebesar Rp10 juta diberikannya. "Waktu itu kami membayar dulu uang sebesar Rp8 juta kepada DZ, sisanya nanti kalau ada berita kepastian kalau di lingkungan Dinkes Kabupaten Cirebon ada penerimaan pegawai baru dibidang ke bidanan. Dan DZ pun sepakat," ujarnya.

Namun didalam perjalanannya, pihaknya mengaku sering dihubungi DZ untuk secepatnya melunasi kekurangan uang tersebut. Alasan DZ, jika tidak dilunasi secepatnya pekerjaan yang dijanjikannya itu bakal diisi orang lain. "Terus terang kami jadi bingung, karena bukan informasi kepegawaian yang dikabarkan, melainkan menagih sisa uang. Kami akan bayar berapapun kekurangannya, asalkan anak kami bisa masuk jadi pegawai, apabila tidak masuk terpaksa akan kami laporkan ke Ketua DPRD Kabupaten Cirebon maupun kepad partainya,” tandasnya

Sementara, DZ saat diminta tanggapannya terkait masalah itu menjelaskan, apa yang dikatakan kedua orang tua Hasanah itu tidak benar. Apasebab, karena dirinya hanya memberikan informasi saja kepada Hasanah, kalau di lingkungan Dinas Kesehatan sedang membutuhkan ataupun penerimaan pegawai untuk tenaga kebidanan.

 "Kami tidak pernah menjanjikan atau menjamin Hasanah untuk masuk jadi Pegawai. Silahkan saja kalau kedua orang tuanya itu mengadukan kesiapapun, kami siap bertanggung jawab,” singkatnya saat di Ruang Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Cirebon. LIL    
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger