' HUT Agraria Ke-52 Kantor Pertahanan Nasional Kota Bogor Serahkan 520 Sertifikat - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » HUT Agraria Ke-52 Kantor Pertahanan Nasional Kota Bogor Serahkan 520 Sertifikat

HUT Agraria Ke-52 Kantor Pertahanan Nasional Kota Bogor Serahkan 520 Sertifikat

Written By dodi on Monday, October 1, 2012 | 7:00 AM


BOGOR (LJ) - Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 52 Agraria Nasional, Kantor Pertanahan Nasional Kota Bogor menyerahkan sebanyak 520 sertifikat tanah kepada Badan Hukum, Instansi pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan pemerintah pusat, tanah wakaf, sarana peribadatan, dan setifikasi melalui program Larasita. (Layanan Rakyat Untuk Setifikasi Tanah).

Kepala Badan Pertanahan Kota Bogor Ny Andi Tenri Abeng P.tnh didampingi Kasi Survei Pengukuran dan Pemetaan Yudha Santara SH mengatakan, pembagian 520 sertifikat tanah tersebut merupakan kegiatan dari Prona (Program Nasional). “Kami akan terus melakukan peningkatan mutu pelayanan guna melayani masyarakat dibidang tanah,“ ungkap dia diruang kerjanya kemarin.

Andi menjelaskan, di Kota Bogor terdapat 126.000 bidang tanah yang sudah terdaftar, dengan perincian tanah hak milik, hak guna bunga, hak pengelolaan, dan satuan rumah susun. “Namun dari jumlah tersebut baru sekitar 60 persen yang terpetakan dan sisanya masih dalam perencanaan,“ terangnya.

Menurut Andi dengan telah terbit Peraturan Kepala BPNRI NO 3 Tahun 2012 tentang perlimpahan kewenangan hak atas tanah tertentu. "Maka hal ini, merupakan wujud percepatan pelayanan kepada masyarakat.Dengan dikeluarkannya peraturan dari pusat tersebut telah memotong birokrasi yang terlalu panjang,“ katanya.

Lebih lanjut diungkapkan, saat ini BPN mempunyai program Larasita, yakni melayani masyarakat dengan jemput bola atau kantor pertanahan berjalan sesuai dengan slogannya Menjangkau yang tidak terjangkau. “Jadi, kami siap mendatangi langsung masyarakat yang membutuhkan pelayananan tanah,“ ujarnya wanita berkaca mata ini.

Selain itu,wanita yang dikenal smart oleh para karyawannya ini menambahkan, pihaknya seoptimal mungkin memperkecil pertemuan langsung masyarakat dengan pegawai di back office, hal itu bertujuan untuk menghindari adanya pemerasan dan pungutan liar. "Semua layanan pertanahan harus dilakukan di loket pelayanan yang telah kami sediakan," jelasnya.

Pada bagian lain, lanjut Andi, pihaknya juga telah melakukan pembenahan SDM, dimana seluruh karyawan kantor pertanahan telah diikutsertakan dalam kursus pelayanan. Hal ini dilakukan untuk membekali karyawan ketika melayani masyarakat mereka bisa merealisasikan 3S (senyum, sapa, Salam). “Dalam waktu dekat kami juga akan mencanangkan pelayanan dengan standar Internasional yaitu ISO 9001 2008, dan saat ini masih dalam taraf konsultasi,“ pungkasnya.

Mengutip amanat Kepala BPN RI Hendarman Supandji bahwa saat ini Badan Pertanahan Nasional mencanangkan 7 tertib (sapta tertib) yaitu tertib administrasi, tertib anggaran perlengkapan, tertib perkantoran, tertib kepegawaian, tertib disiplin kerja, dan tertib moral serta melaksanakan 5 Program stategis yang terdiri dari Reforma Agraria, Penertiban Tanah Terlantar, Legalisasi Aset, Penyelesaian Sengketa, dan Konflik Pertanahan, serta program Larasita.ALI
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger