' Honor Guru BTQ Diserap di APBD Purwakarta - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Honor Guru BTQ Diserap di APBD Purwakarta

Honor Guru BTQ Diserap di APBD Purwakarta

Written By dodi on Thursday, October 25, 2012 | 7:00 AM



KAB.PURWAKARTA (LJ)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta targetkan 1000 guru agama baca tulis al-qur’an (BTQ) mulai November 2012 mendatang sudah ditempatkan ditiap  sekolah dasar (SD). Penempatan guru BTQ di setiap sekolah dasar tersebut, agar siswa SD di Purwakarta lebih cepat memahami dan menguasai al-qur'an.

“Saat ini masih dalam tahapan rekrutmen guru BTQ di sekolah masing-masing. Sedangkan pelakskanaannya diharapkan sudah berjalan November mendatang,” kata Diaudin, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Agama dan Pendidikan Bagian Kesra Pemkab Purwakarta kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya, kemarin.

Ia mengatakan, tujuan ditambahnya guru BTQ di setiap sekolah, yakni untuk mempercepat siswa sekolah dasar menguasai baca tulis al-qur’an. Dengan demikian, siswa tidak saja menguasai ilmu pengetahuan umum tapi juga ilmu agama.

Adanya penambahan guru BTQ disetiap sekolah tingkat SD, sambung Diaudin, pelajaran agama terhadap siswa kemungkinan bertambah. Namun demikian, proses belajar mengajarnya tergantung kebijakan sekolah masing-masing.

"Sehingga keberadaan guru BTQ ini, tidak bersinggungan dengan guru agama yang sudah ada di sekolah," ujarnya.  

Program BTQ yang menjadi kebijakan Pemkab Purwakarta ini, lanjutnya, tidak akan berjalan kalau para orang tua siswa termasuk kepala sekolah tidak memberikan dukungannya. Sebab, mendidik dan mempertanggungjawabkan anak itu berat, tidak saja di dunia, tapi juga pertanggungjawaban di akhirat.

Sedangkan untuk rekrutmen guru BTQ, tambah Diaudin, bisa dari madrasah ataupun guru ngaji yang sudah memiliki murid. Semisal, siswa SD sekolah tersebut juga merupakan murid (santri) dari guru ngaji yang akan diperbantukan atau ditempatkan di sekolah itu.
Menyoal honor untuk para guru BTQ, Diaudin menjelaskan, guru BTQ yang akan di tempatkan di sekolah-sekolah nanti tentunya mendapatkan honor dari APBD melalui anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) daerah.

"Bila dimasukan kedalam APBD, honor untuk guru BTQ tidak mengganggu manajemen anggaran yang sudah ada," tukasnya. YAS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger