' FSMI Garut, Temukan 201 Desa Bermasalah Soal Raskin - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » FSMI Garut, Temukan 201 Desa Bermasalah Soal Raskin

FSMI Garut, Temukan 201 Desa Bermasalah Soal Raskin

Written By dodi on Thursday, October 25, 2012 | 7:00 AM


GARUT (LJ)-Forum Solidaritas Masyarakat Indonesia (FSMI) banyak menemukan kejanggalan penyaluran beras raskin (Raskin) dari Bulog Garut Sub Ciamis pada hampir 201 desa di Garut, dalam penyaluran berasnya tidak sampai titik pendistribusian.

Ketua Umum Fosrum Solidaritas Masyarakat Indonesia (FSMI) Mulyono Khadafi mengaku tidak bisa menyalahkan pihak manapun terkait bermasalahnya pendistribusian raskin di Kabupaten Garut. Pastinya, jatah raskin untuk desa-desa raib bahkan ada salahsatu desa hanya menerima 1 DO raskin.

"Menyikapi temuan ini, kami akan melakukan sudensi dengan eksekutif dan legislatif, terkait permasalahan penyaluran Beras Raskin," jelasnya kemarin.

Dia menambahkan, di kabupaten Garut, terdapat 201 desa yang bermasalah dalam pendistribusian beras Raskin. Diantaranya terjadi di Kecamatan Cibiuk, Pangatikan dan masih banyak lagi desa yang ada di daerah selatan, yang hanya baru menerima 1 DO."Oleh karenanya, kami mau melakukan audensi dengan pemerintah Kabupaten Garut beserta kalangan DPRD Garut,"tukasnya.

Sementara informasi didapat dari kalangan pemerintah Pemda Garut, pihak eksekutif telah mengadakan rapat intern dengan pihak Dolog Garut, sebelum dilakukan Audensi dari FSMI Garut, yang rencananya akan dilaksanakan, Rabu (23/10).

Sementara, Satker (Satuan Kerja) Bulog Garut, Sub Drive Ciamis, Ari Afriansyah, saat dikonfirmasi di ruangan Kerjanya, terkait akan adanya audensi, mengatakan pihaknya telah menerima informasinya. Dia mengaku, adalah menjadi hak masyarakat untuk melakukan hal tersebut.

"Soal adanya rapat di lingkungan Pemda Garut, sama sekali tidak ada kaitannya dengan acara besok, yang jelas hanya koordinasi tim  dengan pihak Pemda yang kerap dilakukan selama tiga bulan sekali.  Kami hanya melakukan koordinasi Tim raskin kabupaten. Tidak ada kaitannya dengan audensi besok," jelas Ari.

Menanggapi adanya 201 desa bermasalah, Ari Afriansyah menanggapinya dengan wajah senyum, jika benar ada datanya tolong kirim ke pihaknya. "Jadi kita bisa mengetahui desa mana saja yang bermasalah dalam penyaluran dan dapat menemukan solusi bersama.Bahkan jika memang terjadi demikian pihak bulog tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas pada desa yang bermasalah," katanya tegas.

Untuk menyikapi adanya permaslahan penyaluran Raskin, pihaknya kerap melakukan koordinasi langsung dengan pihak kecamatan dengan cara memberi informasi penyaluran yang akan di distribusikan tiap harinya, dengan cara SMS atau telpon langsung pada camat.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyimpangan salah satunya. Sebenarnya kami sedang melakukan tahap perbaikan khususnya dalam penyaluran beras." Kami ingin penyaluran beras raskin di Kabupaten Garut baik. Baik administrasi dan semua hal terkait penyaluran raskin,"pungkasnya. (JUL/BDN)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger