' Duel Maut WBA Chris John Lawan Jagoan Tak Terkalahkan dari Thailand - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Duel Maut WBA Chris John Lawan Jagoan Tak Terkalahkan dari Thailand

Duel Maut WBA Chris John Lawan Jagoan Tak Terkalahkan dari Thailand

Written By dodi on Tuesday, October 2, 2012 | 7:00 AM

BOGOR - Petinju tangguh Indonesia pemegang gelar dunia Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, kembali akan menjalani duel penting pada 9 November mendatang. Petinju asal Semarang berjuluk "the Dragon" itu bakal menghadapi petinju asal Thailand yang memiliki rekor bertanding tak pernah terkalahkan, Chonlatarn Piriyapinyo, pada pertarungan perebutan gelar di Singapura, 9 November 2012.

Tentu saja ini bakal jadi ujian berat bagi Chris John. Meskipun demikian, Asisten Manajer Herry’s Gym, Toni Priatna, mengatakan bahwa rekor petinju Thailand itu bukan jaminan. Pasalnya, dari 44 pertarungannya, dia melawan petinju yang terbilang mudah. "Mungkin dia (Chonlatarn Piriyapinyo) belum pernah bertarung melawan petinju dunia," ujar Toni saat dihubungi wartawan, Senin (1/10).

Sekedar informasi, Chonlatarn memiliki rekor bertarung 44 kali menang (27 di antaranya dengan KO), sedangkan Chris John memiliki rekor bertarung 47 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri. Pertarungan terakhir yang dijalani Chonlatarn adalah saat menang dengan TKO di ronde keenam (dari 12 ronde yang direncanakan) atas petinju Filipina Richard Olisa di Thailand, 1 Juni 2012.

Sementara itu pertarungan terakhir yang dijalani Chris John adalah saat menang dengan angka mutlak (118-109, 117-110, 118-109) atas petinju Jepang Shoji Kimora di Singapura, 5 Mei 2012. Selama memegang sabuk juara, Chris John juga belum pernah terkalahkan sehingga menjadi perhatian para petinju dunia di kelasnya.

Ketika ditanya soal persiapan Chris John untuk menghadapi petinju Thailand tersebut, dia mengatakan, mulai sekarang ini yang bersangkutan pindah latihan dari Australia ke Jakarta. "Hari ini Chris John sudah mulai berlatih di Jakarta di bawah asuhan pelatih Craig Christian. Latihan di Jakarta ini berlangsung sebulan kemudian langsung bertolak ke Singapura," katanya.

Menurut dia, ini berbeda dengan pertarungan-pertarungan sebelumnya. "Kalau dulu berlatih di Australia kemudian sisa beberapa hari latihan di Jakarta langsung ke negara tujuan, tetapi sekarang ini dari Jakarta langsung ke Singapura," katanya. Memang, lanjut Toni, sebelumnya Chris John juga latihan ke Australia kemudian pulang ke Indonesia dan langsung melanjutkan latihan di Jakarta.

Pertarungan melawan Chonlatarn merupakan upaya ke-17 bagi "The Dragon" untuk mempertahankan gelarnya, sejak dia merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon melalui pertarungan ad-interim di Bali, 26 September 2003 silam.

Selain Chris John, juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan juga dijadwalkan mempertahankan gelarnya di Singapura, 9 November 2012. Project Manager Mahkota Promotion Wahju Prasetyo ketika dihubungi baru-baru ini mengatakan jadwal bertanding petinju itu sudah dipastikan. Meski jadwal sudah pasti, lanjut Wahju,  lawan bagi Daud sampai kini masih menunggu dari penata tanding. "Kita masih menunggu lawan untuk dia karena sampai kini juga belum diputuskan," katanya.

Menurut dia, pertarungan di Singapura memang bukan hal baru bagi Chris dan Daud, karena sebelumnya mereka juga bertarung di negara tersebut, 5 Mei 2012 lalu Pada pertarungan di Marina Bay Sand Singapura tersebut, Daud Yordan, berhasil meraih gelar juara dunia kelas bulu IBO setelah menang dengan KO di ronde kedua atas petinju Filipina, Lorenzo Villanueva.

"Bagi Yordan, pertarungan di Singapura, 9 November mendatang merupakan pertama kalinya untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu IBO," katanya. Sementara itu Daud Yordan yang dihubungi secara terpisah mengatakan, dirinya sudah diberitahu terkait jadwal bertandingnya di Singapura.

Tetapi, kata petinju dari Sasana Kayong Utara tersebut, dirinya belum tahu persis petinju yang akan menjadi lawannya pada pertarungan mendatang. "Yang saya tahu kemungkinan besar adalah petinju Inggris, tetapi namanya saya belum tahu persis. Nanti kalau sudah tahu, pasti saya beri kabar Mas," kata petinju dengan rekor bertarung 29 kali menang  (23 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah itu. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger