' DPRD Cianjur Minta Disdik Tarik LKS Porno - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » DPRD Cianjur Minta Disdik Tarik LKS Porno

DPRD Cianjur Minta Disdik Tarik LKS Porno

Written By dodi on Tuesday, October 16, 2012 | 7:00 AM

CIANJUR, (LJ) - Beredarnya lembar kerja siswa (LKS) tingkat sekolah dasar (SD) Bidang Studi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, menurut DPRD Cianjur harus ditanggapi serius. Artinya, keberadaan LKS berbau pornografi itu harus segera ditarik karena dapat meresahkan.

Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Gatot Subroto mengatakan, Disdik Kabupaten Cianjur tidak boleh bersikap acuh menyikapi beredarnya materi LKS berbau porno itu. Menurut Gatot, tidak perlu ada kajian jika memang ditemukan ada LKS berbau porno.

"Setiap laporan masyarakat itu harus ditanggapi. Ini tanggung jawab dinas (Pendidikan) sebagai leading sector. Setelah saya baca, materinya memang tidak pantas diberikan kepada anak SD. Ini materi untuk orang dewasa. Saya meminta agar LKS itu ditarik dari peredaran," tegas Gatot kepada wartawan, Senin (15/10).

Menurut Gatot, dirinya akan mendisposisikan agar Komisi IV segera menggelar rapat koordinasi dengan Disdik Kabupaten Cianjur menyikapi beredarnya LKS berbau pornografi itu. Sebab jika dibiarkan akan menjadi preseden buruk terhadap anak didik.

"Saya khawatir LKS ini sudah beredar di kalangan siswa sendiri. Secara tidak langsung tentunya akan mendidik siswa ingin lebih mengetahuinya. Tidak ada cara lain kecuali menarik LKS dari peredaran. Ini harus jadi tanggungjawab Dinas Pendidikan termasuk juga Kementerian Pendidikan Nasional," tegas Gatot.

Dikatakan Gatot, adanya LKS porno merupakan salah satu di antara bukti lemahnya pengawasan. “Mungkin saja niatnya baik materi dalam LKS itu sebagai upaya antisipasi agar tidak terjadi bahaya seks dini. Tapi harus dilihat siapa penerima materinya. Jika diberikan buat anak SD, ini jelas keliru lantaran kami khawatir secara langsung maupun tidak akan mengajarkan siswa melakukannya," terang Gatot.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, siswa kelas V SD Negeri Sodong di Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur dihebohkan beredarnya lembar kerja siswa (LKS) Bidang Studi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan berbau pornografi. Sontak, penemuan itu segera dilaporkan guru bersangkutan ke kepala sekolah.

Berdasarkan informasi, terkuaknya LKS berisi kalimat-kalimat pertanyaan bertendensius unsur pornografi itu kali pertama ditemukan guru. Pendidikan Jasmani (Penjas) saat akan memberikan materi ke siswanya. Dia kaget saat dalam LKS itu ada pertanyaan yang tak sepantasnya dilontarkan ke siswa SD.

"Saat itu, saya membuka bab 5 pada LKS. Tapi setelah dibaca, kok materinya menjurus ke arah seksualitas. Saya kaget karena materi seperti ini tidak pantas diberikan kepada siswa SD," kata Yudi Suherman, guru Penjas SDN Sodong kepada wartawan. (RUS)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger