' Buruh Tuntut UMK Naik Jadi Rp 3 Juta - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Buruh Tuntut UMK Naik Jadi Rp 3 Juta

Buruh Tuntut UMK Naik Jadi Rp 3 Juta

Written By dodi on Thursday, October 4, 2012 | 7:00 AM

KAB BOGOR (LJ)- Perjuangan ribuan buruh yang tergabung dalam SPIN (Serikat Pekerja Indonesia) dan Serikat Buruh Kabupaten Bogor dengan mengelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD, membuahkan hasil. Pasalnya, wakil rakyat Kabupaten Bogor merealisasikan tuntutan buruh dengan mengeluarkan rekomendasi nomor 170/14-PerUU_HAL yang akan ditujukan kepada Bupati Rachmat Yasin (RY).

Dalam surat rekomendasi yang ditanda tangani Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, Komisi D DPRD dan anggotanya disaksikan perwakilan buruh, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (3/10), menghasilkan enam point. Seperti mendukung gerakan serikat pekerja atau buruh dalam aksi mogok nasional mengenai Hostum (hapuskan outsourching dan tolak upah murah) berjalan aman dan tentram serta tidak anarkis. Mendesak pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian serta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI untuk mengubah KHL (komponen hidup layak), seperti yang tertuang pada Permenakertrans RI Nomor 13 Tahun 2012 dari 60 komponen menjadi 86 sampai 122 komponen berdasarkan hasil survey lembaga Akatiga, SPN dan Gertaks KSBSI.

Selain itu, wakil rakyat juga mendukung hasil suvey yang dilakukan oleh gabungan serikat pekerja atau buruh Kabupaten Bogor sebanyak 14 DPC SP/SB dengan mengunakan 84 komponen KHL sebagai nilai rekomendasi Bupati Bogor untuk UMK tahun 2013. Merekomendasikan kepada Gubernur Jawa Barat, bupati sekalu kepala daerah untuk melakukan moratorium outsourching, dan menghapus outsourching dengan merevisi Undang-undang ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2003, pasal 64, 65 dan 66. Yang terakhir isi dalam rekomendasi itu, yakni jalankan jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat tanpa terkecuali pada 1 Januari 2004, dimana iuran jaminan kesehatan untuk buruh tetap dibayarkan oleh pengusaha seperti yang sudah berjalan selama ini.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Iyus Djuher mengatakan, apa yang menjadi tuntutan buruh siap dilakukan dewan, seperti keluarnya surat rekomendasi ini untuk ditujukan kepada pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor atau bupati. "Kami disini siap merealisasikan apa yang menjadi keinginan buruh, bila perlu sampai ketingkat provinsi Jawa Barat," ungkapnya ketika mengelar musyawarah dengan perwakilan buruh.

Hal senada juga diungkapkan Ade Ruhendi atau yang biasa dipanggil Jaro Ade, tuntutan buruh seperti penghapusan outsourching ataupun kenaikan UMK akan dikawalnya hingga ke DPR RI melalui anggota dewan yang berangkat dari Partai Golongan Karya (Golkar).   "Tentunya kami akan komunikasikan dengan teman-teman yang duduk di DPR RI, agar keinginan buruh di Kabupaten Bogor bisa direalisasikan," ujar Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar tersebut.

Ketua Komisi D, Sumarli mengungkapkan, persoalan buruh ini harus segera disikapi Pemkab Bogor. Baiknya, tiga komponen mulai dari pihak perusahaan, pemerintah dan buruh atau pekerja melakukan musyawarah untuk mencari solusi terbaik. "Nanti kami sebagai wakil rakyat menjadi penengah dalam mencari kesepakatan tersebut. Kalau sudah duduk bareng, kami rasa persoalan buruh yang saat ini menjadi tuntutannya tak akan lagi terjadi," paparnya.

Edi Purwanto, Ketua SPIN Kabupaten Bogor menegaskan, aksi buruh kali ini menuntut Pemkab Bogor atau bupati merealisasikan kenaikan UKM dan penghapusan outsourching. Ia menilai, UKM yang saat ini ditetapkan Pemkab Bogor jauh tertinggal dibandingkan daerah lain, seperti Depok maupun Kabupaten Bekasi.

 "Makanya, kami mendesak agar bupati melalui surat rekomendasi dari dewan menaikan UKM menjadi Rp 3 juta. Kalaupun tidak sampai dengan tuntutan kami (buruh,red), maksimal upah yang kami terima di tahun 2013 nanti sebesar Rp 2 juta," tegasnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Ditanya sikap seperti apa yang akan dilakukan buruh jika tuntutannya tak direalisasikan, Edi menambahkan, buruh akan melakukan demo besar-besaran dan mogok kerja selama satu bulan ful. DED
Share this article :

1 komentar:

Anonymous said...

jgn naik lah, nti kbtuhan jga naik sma jah mz bro

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger