' Bukan Mengobati, Jamu Bermanfaat Untuk Pencegahan Penyakit - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Bukan Mengobati, Jamu Bermanfaat Untuk Pencegahan Penyakit

Bukan Mengobati, Jamu Bermanfaat Untuk Pencegahan Penyakit

Written By dodi on Friday, October 5, 2012 | 7:00 AM


BOGOR - Selama ini masyarakat memahami manfaat jamu masih untuk pengobatan berbagai macam penyakit. Padahal, karena efeknya berjangka panjang, konsumsi jamu sebenarnya lebih untuk mencegah penyakit. Karenanya, masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwasanya produk jamu bukanlah untuk mengobati penyakit, melainkan untuk pencegahan penyakit secara dini.

”Serahkan pengobatan yang diharapkan berdampak langsung pada obat-obat kimia yang selama ini sudah digunakan oleh para dokter,” kata Heru D Wardhana, ahli jamu dari PT Martina Berto, Martha Tilaar Group, dalam paparannya, Rabu (3/10), pada seminar ”Jamu Sebagai Cara Murah Hidup Sehat”.

Narasumber lain, Dewita Agus dari perusahaan Mustika Ratu, menyebutkan, jamu saat ini diusahakan masuk layanan kesehatan nasional terhadap lima jenis penyakit, di antaranya hipertensi atau tekanan darah tinggi, asam urat, kolesterol, dan diabetes melitus.
”Namun, tetap ditekankan bahwa mengonsumsi jamu adalah untuk pencegahan, bukan pengobatan,” kata Dewita.

Terkait potensi bahan baku jamu, dari 30.000 jenis flora, baru 2.000 jenis yang teridentifikasi. Yang digunakan untuk tanaman obat tak lebih dari 800 jenis. "Perusahaan kami memanfaatkan 125 jenis tanaman," kata Heru, yang berperan mengelola Kampoeng Djamoe Organik, kawasan penanaman 600 jenis tanaman bermanfaat kesehatan.

Sementara itu, peneliti tanaman obat Mangestuti Agil dari Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Surabaya, mengatakan, masih butuh banyak riset pemanfaatan ramuan obat tradisional. Di antaranya, peran mantra/doa serta larangan yang menyertai temuan ramuan, komposisi ramuan yang asli sesuai literatur, dan takaran bahan penyusun ramuan.

"Untuk penyembuhan, penggunaan ramuan tradisional itu ada doa atau mantra-mantranya, yang belum mendapat perhatian,” ujar Mangestuti seraya menambahkan tanaman obat adalah komoditas prioritas terakhir. Fokusnya pada tanaman pangan, buah dan sayuran, serta tanaman hias. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger