' APBD Tahun 2012, Belanja Pegawai Naik 6,21 persen - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » APBD Tahun 2012, Belanja Pegawai Naik 6,21 persen

APBD Tahun 2012, Belanja Pegawai Naik 6,21 persen

Written By dodi on Wednesday, October 3, 2012 | 7:00 AM


BOGOR (LJ) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menaikkan Anggaran sebesar 6,21 persen, yaitu dari Rp606.265 miliar menjadi sebesar Rp643.898 miliar.

Walikota Bogor Diani Budiarto menjelaskan, kenaikan anggaran pegawai tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh penyesuaian anggaran belanja untuk tunjangan profesi guru, pegawai negeri sipil daerah dan tambahan penghasilan guru pengawai negeri sipil daerah.

Penjelasan Walikota Bogor tersebut diungkapkan saat menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Bogor perubahan tahun 2012 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Bogor yang dipimpin Ketuanya Mufti Faoqi, di Gedung DPRD setempat, Selasa (2/10).

Lebih lanjut Diani mengungkapkan, dalam pelaksanaan APBD tahun 2012 telah muncul perkembangan–perkembangan yang mempengaruhi target pendapatan daerah, target belanja daerah, dan target pembiayaan daerah. Untuk mengubah APBD, kata Diani, pihaknya, telah melakukan kajian dan perhitungan. Diketahui, bahwa target pendapatan daerah pada tahun 2012 secara keseluruhan perlu diubah menjadi Rp1.271.910.367.662 atau mengalami peningkatan sampai 5,04 persen.

Kenaikan pendapatan daerah akibat postif dari kenaikan yang terjadi pada Sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor dana perimbangan dan lain-lain pendapatan dearah yang sah. “Untuk PAD diperhitungkan mengalami peningkatan sampai 14,72 persen dari target semula sebesar Rp211.013.607.190, naik menjadi Rp242.070.351.238,” urainya.

Selanjutnya kata Diani, dana perimbangan juga diperkirakan mengalami pertumbuhan sampai 0,55 persen dari semula Rp721.345.136.645, menjadi Rp752.317.169.577, Untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah juga tumbuh sebesar 9,34 persen dari semula Rp278.513.198.387, naik menjadi Rp304.522,846.847.

Kemudian lanjutnya, Anggaran Belanja Daerah diperhitungkan naik 5,54 persen dari Rp1.279.226.445.586, menjadi Rp1.350.037.423.065, Belanja tidak langsung naik 8,21 persen dari Rp635.979.536.339, menjadi Rp668.174.938.360,

Dijelaskan, kenaikan belanja tidak langsung akibat adanya beberapa pos belanja tidak langsung yang mengalami perubahan seperti belanja pegawai yang naik 6,21 persen, dari sebesar Rp606.265.945 miliar menjadi sebesar Rp643.898.141.753 miliar.

Belanja hibah naik 52,53 persen dari Rp20.425.297.000 menjadi Rp52.195.402.028, dan belanja bantuan sosial yang belum terakomodir dalam APBD 2012 dianggarkan sebesar Rp3.832.067.000,

Untuk belanja langsung yang semula sebesar Rp643.246.909.247,- naik 7,43 persen sehingga menjadi Rp661.862.484.697,- Selanjutnya, pembiayaan daerah perubahannya terjadi pada penerimaan pembiayaan daerah pada Silpa (sisa lebih perhitungan anggaran) dari Rp130.377.428.355,- menjadi Rp137.839.305.116,-

Diani menambahkan, perubahan APBD tahun 2012, juga terjadi pada pengeluaran pembiayaan daerah khususnya untuk pembentukan dana cadangan yang ditambah sebesarRp10 miliar. ALI
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger