' Alimpaido Digelar di Kuningan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Alimpaido Digelar di Kuningan

Alimpaido Digelar di Kuningan

Written By dodi on Monday, October 15, 2012 | 7:00 AM


Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat melalui Bidang Kepariwisataan kembali menyelenggarakan Kaulinan Urang Lembur (Permainan Tradisional Anak-Anak ) “Alimpaido” yang akan dilaksanakan tanggal 20-21 Oktober 2012, di Open Space Gallery, Linggarjati, Kabupaten Kuningan. Alimpaido tahun ini akan diikuti oleh 26 kabupaten kota yang ada di Jawa Barat dan 5 permainan yang akan dilombakan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Drs. Nunung Sobari MM didampingi Kepala Bidang Kepariwisataan Drs. Agus Saputra MM menjelaskan kegiatan Alimpaido tahun ini merupakan pelaksanaan Alimpaido ke-4, yang mana pelaksanaan pertama diselenggarakan di Bandung pada tahun 2009, tepatnya di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. “Di tahun Ke-4 ini, kita selenggarakan di Kabupaten Kuningan, tepatnya di Open Space Gallery, Linggarjati. Tahun lalu, Alimpaido Ke-3 digelar Cibinong Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Tahun ini, lanjutnya, Alimpaido bertajuk “Samitaning Kaulinan Barudak, Bisa Mawa Bagja Balarea”, yang akan melombakan permainan tradisional yang terdiri dari 10 jenis permainan yaitu Egrang, Kelom Batok, Rorodaan, Engkle/Sondah, Sorodot Gaplok, Perepet Jengkol, Gatrik, Gasing, Bedil Jepret dan Sumpit. Peserta dari 26 kabupaten kota ini akan diikuti 1 tim yang terdiri dari 5 orang pemain.
“Jawa Barat kaya dengan berbagai jenis permainan tradisional yang atraktif. Akibat modernisasi, permainan tradisional kini telah tergeser dan hampir punah. Oleh karenanya, sebagai upaya pelestarian terhadap kearifan lokal, sekaligus pengembangan kepariwisataan Jawa Barat, dilakukan melalui diversifikasi daya tarik penyelenggaraan kegiatan kaulinan urang lembur yang dikemas menjadi salah satu atraksi wisata yang memiliki nilai tambah social, ekonomi dan lingkungan untuk mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan (Sustainable and Environmental Tourism Development),” papar Nunung.
Selain permainan tradisional yang dipertandingkan, menurut Nunung, akan diselenggarakan juga pameran alat permainan tradisional, workshop permainan tradisional serta bazaar alat permainan tradisional dan makanan tradisional.
Nunung menjelaskan penyelenggaraan kegiatan “Alimpaido” ini merupakan satu even pariwisata dalam rangka mengenalkan keanekaragaman daya tarik wisata di Kabupaten Kuningan dan Jawa Barat umumnya. “Diharapkan juga bisa meningkatkan citra pariwisata dan budaya Jawa Barat yang pada gilirannya diharapkan dapat dinikmati oleh wisatawan nusantara dan mancanegara di berbagai ODTW di Jawa Barat,” ujarnya.
Hal ini juga, menurut Nunung, dapat mendorong roda perekonomian masyarakat lokal sehingga mampu menumbuhkembangkan berbagai jenis permainan kaulinan urang lembur sebagai atraksi wisata yang melibatkan peran masyarakat dengan pemberdayaan masyarakat serta diarahkan dengan pendekatan sosial budaya, lingkungan dan pendidikan yang mengakar di masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat bagi terciptanya keterpaduan pembangunan kepariwisataan yang lebih berbasis pada masyarakat, yang pada gilirannya dapat mewujudkan tercapainya masyarakat yang mandiri, dinamis dan sejahtera 2013.
“Alimpaido mengembangkan kepariwisataan Jawa Barat sekaligus dapat mengenalkan dan melestarikan kebudayaan Jawa Barat, salah satunya melalui Kaulinan Urang Lembur, yang diharapkan dapat terus berjalan dan gaungnya sampai ke pelosok desa, serta diminati oleh generasi muda sehingga kaulinan urang lestari dan menjadi tontonan dan daya tarik wisatawan berkunjung ke Jawa Barat,” tutur Nunung.

Penilaian yang dilakukan juri kepada setiap tim yang bertanding, antara lain Peserta ter kreatif (kreatif tampilan na), Ter Unik (Unik Tampilna), Ter tangguh (Kuatan tapi eleh), Ter kuat kaera (labuh wae), Ter Bodor (lucu), Ter Semangat, Ter Berani, Ter Keren (mantes), Ter Kasih (pikarunyaeun), Ter Hebat (nyungkun), Ter Optimis (tampilan na siga rek meunang tapi eleh), Ter Favorit, Ter Baik (bageur pisan), Ter Heboh, Ter Sportif, Ter Santun, Ter Fairplay, Ter Gesit, Ter Lugu (polos), Ter Rajin (tepat waktu bertanding), Ter Muda dan Ter Tua.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger