' Warga Tonjong Tolak Pembangunan Perumahan Elite - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Warga Tonjong Tolak Pembangunan Perumahan Elite

Warga Tonjong Tolak Pembangunan Perumahan Elite

Written By dodi on Tuesday, September 4, 2012 | 8:00 AM


KAB. BOGOR (LJ) - Rencana pendirian perumahan di desa Tonjong, kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor yang mengambil lahan setu Tonjong mendapatkan reaksi keras dari masyarakat sekitar khususnya warga desa yang sehari-harinya mengandalkan kebutuhan air dari setu Tonjong.

Warga sempat menggelar demontrasi di kantor desa dengan mengumpulkan tanda tangan, yang intinya seluruh warga menolak pembangunan perumahan Laguna Recidance dari pengembang PT.Laguna Alam Abadi. Bahkan, aksi warga mendapat sambutan dari anggota dewan.Sejumlah anggota DPRD dari komisi B kabupaten Bogor sempat meninjau ke lokasi pembangunan perumahan yang diduga menguruk sebagian areal setu Tonjong tersebut.

Saat LINGKAR JABAR meninjau setu Tonjong yang akan dijadikan tempat perumahan tersebut, memang tidak terlihat adanya aktifitas pembangunan di lokasi pembangunan yang jaraknya hanya 10 meter dari bibir setuTtonjong,di lokasi proyek pembangunan pun tidak terlihat adanya karyawan pemasaran dari pihak pengembang.Seakan proyek pembangunan perumahan tersebut di tinggalkan begitu saja.

Warga Sekitar setu Tonjong hingga saat ini masih melakukan penolakan tersebut, Peang (60) warga desa Tonjong Rt 10/Rw 01 menuturkan, jika memang pembangunan perumahan tersebut tetap dilanjutkan,ia beserta warga yang lain akan tetap menolak
"Saya sebagai warga asli keberatan dengan rencana pembangunan perumahan di sekitar setu,dan jika perlu kami akan memboikot para calon pembeli di perumahan itu agar membatalkan niatnya untuk menghuni salah satu di perumahan tersebut" ujarnya.

Begitupun di keluhkan oleh Anim (52) warga Rt 03/Rw 03,dia menolak rencana pembangunan perumahan tersebut, " kalau sampai perumahan itu tetap dilanjutkan pembangunannya, saya menolak rencana tersebut karena sekarang saja sumur warga yang jaraknya hanya puluhan meter dari setu sudah mengalami kekeringan.Apalagi nanti kalau perumahan itu dibangun, pasti resapan air akan semakin bertambah berkurang," keluhnya.

Sekertaris Desa (SekDes) Aja Wijaya menjelaskan bahwa pihak desa pun tidak pernah mengijinkan ataupun mengeluarkan surat ijin bagi pembangunan perumahan di atas tanah Setu Tonjong. "Kami tidak pernah menerima ataupun mengeluarkan ijin bagi proyek pembangunan perumahan,kami beserta warga malah menolak pembangunan tersebut," jelasnya.(AME)      
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger