' Walikota Bandung Berjanji Menyelesaikan Semua Pekerjaan Rumah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Walikota Bandung Berjanji Menyelesaikan Semua Pekerjaan Rumah

Walikota Bandung Berjanji Menyelesaikan Semua Pekerjaan Rumah

Written By dodi on Wednesday, September 26, 2012 | 7:00 AM

BANDUNG - Seperti hendak menangkis anggapan banyak pihak bahwa konsentrasi kerjanya akan terpecah karena sibuk mengurus pencalonannya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar menjelang masa jabatannya berakhir,  Walikota Bandung Dada Rosada berjanji menyelesaikan semua pekerjaan rumah (PR) di Kota Bandung sebelum mengakhiri jabatannya tahun 2013 nanti.

Diakuinya, berbagai persoalan itu jadi tanggung jawabnya sebagai orang nomor satu di Kota Bandung. "Tentu saya akan selesaikan agenda sisa karena masih ada yang belum tuntas sampai selesai masa jabatan saya," kata Dada dalam sambutan sidang paripurna HUT Kota Bandung ke 202 di DPRD Kota Bandung, Selasa (25/9).

Salah satu yang harus dibenahi adalah masalah reformasi birokrasi. Ia menginginkan tidak ada lagi KKN di lingkungan Pemkot Bandung. "Masalah lalu lintas seperti kemacetan dan pertambahan penduduk juga jadi persoalan yang harus diselesaikan," ujar Dada yang mendaftar jadi Calon Gubernur ke Partai Demokrat.

Masalah banjir juga jadi sorotan Dada. Ia menginginkan persoalan banjir bisa selesai secepatnya. Karena itu ia mengalokasikan anggaran cukup besar di APBD Kota Badung 2012. "Untuk masalah banjir ini kita mengajukan ke DPRD dan disetujui agar anggaran untuk penanganan banjir dan drainase diperbesar. Anggarannya bahkan sampai Rp 200 miliar," jelas Dada.

Selain itu, Dada juga berjanji menyelesaikan berbagai masalah lainnya. Meski begitu, ia bersyukur sudah bisa menjadikan Bandung seperti sekarang. Meski dinilai masih banyak masalah, ia menyebut banyak prestasi yang diraih selama ia jadi walikota Bandung.
"Bandung sempat dipimpin 26 walikota, termasuk saya yang dipercaya menjabat dua periode. Alhamdulillah dapat membawa Kota Bandung sampai bisa seperti ini," ucap Dada.

Sementara sebelum sidang paripurna digelar, di halaman DPRD Kota Bandung sempat diwarnai aksi unjuk rasa oleh BEM Bandung Raya. Mereka menyoroti berbagai masalah yang ada di Kota Bandung seperti sampah, kemiskinan, buruknya infrastruktur serta berbagai masalah lainnya. Aksi berlangsung sekitar 30 menit dan massa bubar sebelum sidang paripurna dimulai.

Menanggapi aksi tersebut, Dada menyebut apa yang dipersoalkan massa banyak yang saat ini sedang dikerjakan. "Kita kan sedang berusaha tuntaskan itu satu-satu. Cuma kita lihat nanti apakah semuanya bisa selesai oleh saya sampai masa jabatan selesai atau diteruskan oleh walikota berikutnya peyelesaiannya," pungkas Dada.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan menyentil berbagai masalah yang jadi pekerjaan rumah (PR) Pemkot Bandung. Menurutnya persoalan paling mendasar adalah ketidakseimbangan jumlah penduduk dan luas wilayah. Ia menyebut jumlah warga yang tinggal di Bandung tidak seimbang dengan luas wilayah. "Jika persoalan ini tidak segera disikapi, maka akan ada gejolak sosial," kata Erwan dalam sambutannya.

Selain gejolak sosial, tidak meratanya luas wilayah dan jumlah penduduk juga akan berdampak pada perekonomian. "Akan terjadi ketimpangan pendapatan penduduk," ucapnya. Banyaknya jumlah penduduk juga berimplikasi pada padatnya rumah warga. "Berkenaan dengan ini, maka konsep pembangunan vertikal jadi alternatif, tentu dengan ketinggian yang tidak mengganggu," jelas Erwan.

Masalah kemacetan juga jadi sorotan. Sebab jumlah kendaraan yang beredar di jalanan Bandung sangat berjubel. "Untuk hal ini, pembangunan beberapa fly over di beberapa lokasi diharapkan jadi solusi untuk ruang lalu lintas yang terbatas," tutur Erwan.
Kesadaran dan kedisiplinan pengendara maupun petugas juga harus terus ditingkatkan demi keamanan dan kenyamanan berlalulintas" paparnya.

Untuk mengatasi kemacetan, sambung Erwan, di Kota Bandung juga akan dibangun MRT. "MRT ini akan jadi solusi kemacetan. Apalagi MRT ini akan melintas juga di atas Sungai Cikapundung," jelasnya sambil menyebut berbagai persoalan lain yang masih ada seperti pelayanan publik hingga persoalan sampah. meningkatkan apa yang telah tercapai. Dirgahayu Kota Bandung," imbuhnya. FER/HER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger