' Tokoh Sunda Disiapkan Menjadi Presiden di 2019 - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Tokoh Sunda Disiapkan Menjadi Presiden di 2019

Tokoh Sunda Disiapkan Menjadi Presiden di 2019

Written By dodi on Monday, September 3, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bamus) menilai saat ini cukup banyak orang Sunda menjadi politisi, birokrat dan kaum profesional yang handal dan memiliki peran penting di lembaga penyelanggara negara, baik di instansi pemerintahan, TNI/Polri, Legislatif maupun swasta. Karena itu, Bamus menyatakan pada 2019 mendatang sudah saatnya Indonesia dipimpin oleh tokoh dari Sunda. Untuk itu, Bamus bertekad untuk menyiapkan langkah dan upaya guna mewujudkan hal itu.

"Pada 2019 saya targetkan Presiden harus dari orang Sunda. Sebagai simbol kebangkitan orang Sunda," kata Ketua Bamus Indra Prawira kepada wartawan, Minggu (2/9). Sebenarnya, kata Indra, sekarangpun banyak orang Sunda yang mampu menjadi pemimpin. Namun memang tidak banyak yang berada pada posisi pengambil kebijakan seperti Menteri dan lain sebagainya.

Ke depannya, kata dia, orang Sunda harus bisa lebih banyak berbicara di tingkat Nasional. "Sekarang juga sebenarnya banyak orang Sunda yang memimpin, contohnya sebagai Diplomat. Orang Sunda banyak yang berperan di kancah Internasional, atau para pejabat eselon II banyak yang dari Sunda. Tapi selama ini belum terorganisasi dengan baik, sehingga seperti jalan sendiri-sendiri," ujarnya.

Karenanya, kata dia, sekarang Bamus telah melakukan pendataan orang-orang Sunda dimanapun berada. Termasuk yang ada di luar negeri. Dan, respons mereka sangat baik, serta siap bersama-sama saling memajukan. "Saya sudah kontak orang-orang Sunda dari berbagai kalangan dan termasuk yang ada di luar negeri. Bahkan yang dari Amerika, mereka siap membantu mendirikan gedung," katanya.

Sebagai langkah untuk menuju era kebangkitan orang Sunda ini, jelas Indra, melalui Bamus akan menghidupkan kembali tradisi Jawara dan Pesantren. Karena seperti diketahui, sejak dulu pesantren dikenal sebagai pencetak sumber daya manusia (SDM). Sedangkan semangat Jawara atau pendekar, adalah berani, tangguh dan jujur.

"Pesantren sejak dulu pencetak SDM di negeri ini, tapi di era orde baru disterilkan. Pesantren hanya boleh ngurus soal keagamaan saja. Kami akan menghidupkan dan menggali kembali nilai-nilai kepemimpinan melalui pesantren ini. Sedangkan semangat Jawara, sangat penting atau sama seperti semangat Bushido di Jepang," tandasnya.

Sekedar informasi, tokoh Sunda yang sekarang ini sedang bersinar antara lain Komjen Nanan Soekarna, Ketua Komisi VII DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa, Ketua DPP Partai Hanura Yuddy Chrisnandi, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf, Ketua DPW PPP yang juga Bupati Bogor Rachmat Yasin dan politisi Partai Demokrat, Saan Mustofa. FER
Share this article :

1 komentar:

samin soerosentiko said...

Anies Baswedan itu orang sunda lahir di kuningan... salah satu tokoh yg masuk 100 intelektual muda dunia... kenapa tidak anda dukung????!

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger