' Selama 35 Tahun Indocement Baru Memberikan Pengobatan Gratis - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Selama 35 Tahun Indocement Baru Memberikan Pengobatan Gratis

Selama 35 Tahun Indocement Baru Memberikan Pengobatan Gratis

Written By dodi on Monday, September 3, 2012 | 8:00 AM

BOGOR (LJ) - Terkait timbulnya pencemaran Udara yang di sebabkan oleh PT.Indocement beberapa minggu ini,pada Sabtu (1/9) Pihak CSR (Corporate Sosial Responsibility) dari PT. Indocement memberikan pengobatan secara cuma - cuma kepada seluruh warga Rt 01 S/d Rt 06, Rw 02 kalimurang Desa Citereup kabupaten Cibinong.

Untuk memberikan pelayanan kepada warga Kalimurang yang berjumlah sekitar 340 kepala Keluarga (KK) yang selama ini lingkungannya tercemari oleh debu hitam milik PT.Indocement,pihaknya menurunkan 4 (Empat) Dokter Ahli dan berbagai macam obat-obatan yang tergolong cukup bagus bagi berbagai macam penyakit.

Ali Sadikin Staff CSR Indocement menuturkan bahwa pengobatan gratis yang dimotori oleh PT. Indocement dan bekerja sama dengan pihak desa Citereup dimulai pada pukul 08.00 Wib sampai dengan selesai,pihak Indocement mengadakan pengobatan gratis ini bukan terkait dengan timbulnya debu hitam yang mencemari lingkungan dari warga sekitar Kalimurang. "Pengobatan Gratis ini memang setiap 3 bulan sekali kita adakan melalui puskesmas keliling PT. Indocement," ucapnya.

Tetapi hal itu dibantah oleh beberapa warga kalimurang desa Citereup,Utang Muchtar (61) mengatakan bahwa selama 35 Tahun ia bermukim di Rt 02/02 desa kalimurang, baru pertama kali ini pihak Indocement memberikan pengobatan gratis yang selengkap dan semeriah ini "baru pertama kali ini saya dan warga kalimurang merasakan pengobatan yang sebagus ini,selama ini pengobatan yang diterima warga Kalimurang hanya pengobatan biasa yang sudah di canangkan oleh pemerintah melalui pengobatan posyandu yang peruntukannya hanya untuk bayi dan para lansia" Bisa dikatakan lengkap karena dilihat dari para dokter yang ditugaskan berasal dari para dokter ahli dan obat-obatan yang diberikan PT.Indocement dan bukan merupakan obat-obat Generik.

Menurut pantauan dari LINGKAR JABAR di lapangan, warga Kalimurang desa Citereup yang memanfaatkan pengobatan gratis ini,warga banyak berdatangan untuk mengobati penyakit-penyakit seperti batuk dan gatal - gatal pada kulit,itu bisa dilihat dari obat-obatan yang diberikan apoteker dari pihak INDOCEMENT dimulai dari syrup obat batuk dewasa dan anak, salep gatal untuk kulit luar dan berbagai macam obat lainnya.Bila dikalkulasikan bisa mencapai 40% warga yang berobat untuk mengobati penyakit tersebut dan sisanya hanya mengeluhkan penyakit-penyakit ringan.  

Kulsum (70) warga Rt 04/02 Kalimurang desa Citereup mengaku selama puluhan tahun mengidap penyakit pernapasan seperti batuk,dan sekarang ditambah lagi dengan pencemaran debu hitam di lingkungan warga semakin menambah parah penyakit yang dialaminya. "Alhamdulillah, baru sekarang nenek bisa berobat ke dokter,dan dapat minuman susu,"ucap nenek Kulsum dengan wajah tuanya yang menyiratkan kebahagiaan.

Kepala Desa Citereup Budi Mulyamin mengatakan pihak desa Citereup dan warga Kalimurang berterima kasih dengan diadakannya pengobatan gratis bagi warga di lingkungannya " saya merasa senang sekali dengan adanya pengobatan yang memang seharusnya lebih memperhatikan para warga disekitar perusahaan "raksasa" tersebut,karena selama ini warga kalimurang memang tidak pernah merasakan pengobatan seperti ini"ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pencemaran debu hitam yang berimbas kepada warga Kalimurang tersebut saat ini memang belum ada laporan yang langsung terkena Infeksi pernapasan akut (ISPA) "Sampai saat ini pihak desa Citereup belum mendapatkan laporan dari warga tentang adanya warga yang terkena penyakit Pernapasan Akut,dan jika memang ada laporan seperti itu pihak desa Citereup akan langsung memberikan pertolongan bagi warga kami,"tuturnya.

"Kami berharap pihak Indocement dapat segera memberikan solusi yang nyata kepada warga masyarakat Kalimurang tentang pencemaran debu hitam ini,memang dua hari ini sudah tidak terlihat debu hitam yang biasanya sangat mengganggu kesehatan warga" ujar kepala Desa Citereup.(AME)











Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger