' Sekda Tasikmalaya Terima Dana APBD Diluar Gaji - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Sekda Tasikmalaya Terima Dana APBD Diluar Gaji

Sekda Tasikmalaya Terima Dana APBD Diluar Gaji

Written By dodi on Wednesday, September 26, 2012 | 7:00 AM

TASIKMALAYA - Transparency Institute (TI) atau organisasi pemerhati pemerintah Tasikmalaya menguak soal pengalokasian anggaran fantastis untuk kepentingan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Diketahui, Sekda menerima dana tambahan penghasilan sebesar Rp 30 juta per bulan yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahunnya.

"Dana itu dikeluarkan setiap bulan dari APBD Kabupaten Tasikmalaya. Ironisnya, itu di luar gaji pokok serta tunjangan lainnya yang sebenarnya sudah cukup besar," kata Sekjen TI, Murtholib, dalam keterangan persnya kepada wartawan, Selasa (25/9). Ia mengungkapkan, dana yang dianggarkan kepada pejabat tertinggi birokrasi itu berdasarkan hasil temuan dan laporan pengalokasian anggaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tahun 2012.   

Menurut dia, dana tersebut besarannya cukup jauh dibandingkan jabatan staf ahli bupati yang mencapai Rp 7,5 juta dan jabatan asisten daerah sebesar Rp 8,5 juta per bulan. Bahkan, kata Murtholib, besarannya lebih jauh dibandingkan nominal dana tambahan penghasilan yang diterima sekretaris desa hanya sebesar Rp 275 ribu per bulan. "Dari dana Sekda dianggarkan 360 juta setahun dan masuk kantong pribadi, sementara APBD di kita lagi defisit," katanya.   

Ia berharap, besaran uang yang diberikan kepada Sekda tersebut perlu dipangkas, sehingga tidak terkesan menghamburkan uang rakyat. Apalagi jabatan Sekda, kata Murtholib, telah mendapatkan gaji pokok setiap bulan, belum termasuk biaya operasional sehari-hari. "Saya harap ada pemangkasan tidak terlalu jauh dengan jabatan staf ahli, ini untuk penghematan anggaran karena saya kira dari gaji dan tunjangan Sekda lainnya sudah cukup," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Tasikmalaya Muhamad Yusup membenarkan besaran dana tambahan penghasilan untuk Sekda sebesar Rp 30 juta. Ia menjelaskan, besaran anggaran itu berdasarkan hasil rumusan dan telah disetujui oleh Bupati Tasikmalaya Uu RUzhanul Ulum, berdasarkan beban dan mobilitas jabatan Sekda. "Semua telah mendapat persetujuan bupati dan dialokasi dalam anggaran perubahan," katanya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Terkait hal itu, sejumlah elemen masyarakat pun menyayangkan kebijakan Bupati Tasikmalaya yang terkesan mendukung pengalokasian anggaran yang tak berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Salah satu intelektual muda asal Tasikmalaya, Aminuddin, meminta kepada Sekda Tasikmalaya untuk mengembalikan dana tambahan penghasilan itu. "Lebih baik danannya dihibahkan untuk kepentingan publik, misalnya ke program pemberdayaan masyarakat tak mampu. Kan seorang Sekda sudah lebih dari cukup dengan gaji, tunjangan dan fasilitasnya," imbuhnya. WAN
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger