' Ratusan Guru Honorer Ontrog Pemkot Bekasi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Ratusan Guru Honorer Ontrog Pemkot Bekasi

Ratusan Guru Honorer Ontrog Pemkot Bekasi

Written By dodi on Monday, September 17, 2012 | 8:00 AM

BEKASI (LJ) - Tindakan diskriminasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, terhadap para guru dan tenaga honorer, menjadi persoalan serius. Hal itu, dilakukan oleh ratus guru dan tenaga honorer yang tergabung dalam Komite Guru Bekasi (KGB) yang telah mengontrog Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, agar memberikan penjelasan yang akurat terhadap nasib para tenaga pengajar.

Aksi yang dilakukannya tersebut, untuk mempertanyakan tindakan diskriminasi yang dialami. Dan meminta BKD mengusulkan formasi sesuai, TKK yang ada, KGB juga akan memperjuangkan nasib mereka ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pemerintahan (BPKP).

Bahkan, audiensi dengan BPKP akan dilakukan untuk meyakinkan bahwa sekitar 1.700 guru dan tenaga tata usaha honorer anggota KGB yang bekerja sebelum tahun 2005 selama ini dibiayai APBD. Dalam kedatangannya itu, langsung diterima oleh Kepala Bidang Pembinaan Pegawai Badang Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, Rudi Sabarudin.

"Untuk guru honorer tahun 2008, ada perbedaan tunjangan yang kami terima setiap bulannya hanya Rp.300.000. Sementara TKK tahun 2010, besar tunjangannya mulai dari Rp.500.000 per bulan, belum termasuk uang makan dan transportasi. Mereka juga dapat THR, sedangkan kami tidak dan kami minta ke adilan," ungkap Mukhlis Setiabudi Ketua KGB, yang telah menyampaikan aspirasi kepada Pemkot Depok, terhadapo nasib para guru tersebut.

Dia menjelaskan, KGB telah mempertanyakan Surat Keputusan (SK) yang tak pernah diurus rutin setiap tahunnya. Padahal TKK tahun 2010, SK-nya selalu diperpanjang setiap tahun.

Tambah dia, KGB juga mempertanyakan jumlah TKK yang akan diusulkan pengangkatannya menjadi CPNS pada tahun 2013. Sebab BKD pernah menyampaikan akan mengusulkan 1.248, bahkan masih ada 3.887 honor yang menunggu pengangkatan.

"Kami minta penjelasan yang pasti terhadap nasib para guru (pengajar-red), untuk dapat perhatian yang serius agar tidak mendapatkan kecemasan kembali dalam pengangkatan para guru tersebut," pungkasnya. ARS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger