' Puluhan Kades Nunggak Raskin Capai Rp2,8 M - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Puluhan Kades Nunggak Raskin Capai Rp2,8 M

Puluhan Kades Nunggak Raskin Capai Rp2,8 M

Written By dodi on Monday, September 24, 2012 | 7:00 AM

SUBANG (LJ)-Tidak kurang dari 97 Kepala Desa/Lurah di 25 kecamatan se-Kabupaten Subang masih belum menyelesaikan kewajibannya untuk melunasi hutang (sisa) pembayaran beras untuk warga miskin (raskin) alias masih menunggak. Akibatnya, bantuan program raskin untuk warga tidak mampu di puluhan desa tersebut terancam gagal disalurkan.

Kabag Sosial Pemkab Subang, Ujang Sutrisna mengungkapkan berdasarkan data per tanggal 14 September 2012, total tunggakan
raskin yang belum dilunasi oleh puluhan Kades tersebut mencapai Rp 2,8 milyar.Rinciannya, untuk tunggakan kategori macet dari bulan Juni-Agustus 2012 dan raskin ke-13 mencapai Rp 1,48 milyar dan untuk tunggakan bulan berjalan yakni September 2012 mencapai Rp 1,35 milyar. 

“Akibatnya, masih banyak raskin yang belum bisa disalurkan karena masih ada tunggakan yang belum diselesaikan oleh pemerintah desa. Total jumlah raskin yang belum disalurkan per tanggal 14 September 2012 itu mencapai 1.394.235 kilogram”, jelasnya, Minggu (23/9).

Meski demikian, dia tetap menegaskan apresiasinya terhadap puluhan Kades di 5 kecamatan yang telah melunasi hutang raskinnya,
yakni Kecamatan Ciater, Cisalak, Cipeundeuy, Binong dan Pusakanagara). Terkait banyaknya tunggakan itu, Ujang mendesak para
Kades/Lurah yang masih menunggak agar secepatnya melunasi kewajibannya,terutama untuk para Kades yang telah habis masa jabatannya.

"Penegasan ini kami sampaikan terutama untuk para Kades yang jabatannya telah habis. Sebab kalau tunggakan itu tak segera
dilunasi, nanti siapa yang akan bertanggungjawab melunasinya. Kades yang baru kan gak mungkin mau menerima warisan hutang dari pejabat sebelumnya,” katanya.

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Tim UPM (Unit Pengaduan Masyarakat) yang diantaranya terdiri dari aparat kepolisian dan kejaksaan untuk menagih tunggakan raskin kepada para Kades/Lurah tersebut.

“Kami sedang berupaya untuk menagih tunggakan itu supaya segera diselesaikan. Sebab kalau tidak secepatnya dilunasi, yang jadi korban itu kan masyarakat kecil. Kasihan mereka, harusnya segera mendapat jatah raskin, tapi karena Kades/Lurahnya masih punya tunggakan, akhirnya penyaluran raskinnya jadi terhambat. Sementara masyarakat kecil ini sangat membutuhkan
bantuan tersebut”, pungkasnya.

Sementara Camat Cijambe Wawan Saepulloh ketika ditanya ada beberapa kades yang masih punya tunggakan ,dirinya mengaku belum menerima adanya laporan dari kasi kesos bahwa kepala desa mana yang menunggak raskin pihaknya berjanji akan melakukan pengecekan dan bila  benar ada desa yang menunggak ,pihaknya akan langsung memanggil kades yang bersangkutan untuk segera melunasi utang tersebut, ucapnya. ADE.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger