' Proyek Jalan Kalendroak Diduga Sarat Penyimpangan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Proyek Jalan Kalendroak Diduga Sarat Penyimpangan

Proyek Jalan Kalendroak Diduga Sarat Penyimpangan

Written By Prast on Thursday, September 6, 2012 | 10:25 PM

BEKASI (LJ) - Proyek Peningkatan Jalan Kp Kalendroak, Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarangtimur Kabupaten Bekasi Paket yang di kerjakan oleh Paket I CV BIDAKARYA,Paket  2. CV CASABLANCA serta  CV FAJAR KURNIA Paket 3, dan  Paket 4. CV BARATA diduga kuat banyak penyimpangan, Pasalnya, pekerjaan proyek peningkatan jalan tersebut tidak sesuai dengan standarisasi  dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB).

Saat dimintai tanggapan terkait pekerjaan tersebut Jenal Abidin anggota LMS PKA-PPD Pemantau Kinerja  Aparatur Pusat dan Daerah mengatakan, bahwa proyek tersebut banyak penyimpangan dikarenakan proyek tersebut dikerjakan oleh oknum anggota DPRD setiap pekerjaanya asal jadi/semraut.

Untuk itu dia minta, bupati, kejaksaan dapat bersikap tegas terhadap rekanan pemborong yang melakukan penyimpangan tersebut, serta Oknum dinas dan konsultan yang sudah membiarkan hal itu terjadi,jelasnya.

Sementara pemantauan dilapangan menemukan kalau penggunaan bahan material seperti pembesian yang hanya menggunakan besi Dowel hanya 4 batang sampai 6 batang, papan begisting di pasang disamping B-nol yang seharusnya dipasang di atasnya, dengan begitu akan mengurangi ketinggian/ketebalan yaitu 10-11cm yang seharusnya 20cm, selain itu juga papan nama kegiatan Proyek (Bistek-Red) tidak ada dilokasi alias tidak dipasang berarti dengan begitu proyek tersebut bisa kita sebut proyek  siluman sedangkan doket atau surat jalan diduga menggunakan mutu K-250 padahal standar baku matrial coran yang diterapkan pemerintah Kabupaten Bekasi adalah K-350.

Bahkan pada saat prosesi pengerjaan, pelaksana tidak berada ditempat bahkan Pengawas kegiatan dan Konsultan juga turut tidak ditempat. Selain itu, terlihat beberapa kejanggalan dalam proyek tersebut, seperti pembesian banyak dikurangi/tidak dipasang, papan nama/Bistek tidak ada dilokasi, serta kualitas/mutu beton tidak sesuai Rancangan Anggaran Belanja (RAB).

Atas temuan tersebut, dapat diduga bahwa adanya Indikasi Kongkalingkong/konsfirasi  antara Pelaksana/rekanan pemborong kegiatan dengan pihak Dinas terkait dan oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, pekerjaan tersebut melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2012. (WAI/SAM)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger