' Proyek Jalan Diduga Asal Jadi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Proyek Jalan Diduga Asal Jadi

Proyek Jalan Diduga Asal Jadi

Written By dodi on Monday, September 3, 2012 | 8:00 AM

KAB CIREBON (LJ)- Proyek pembangunan penghubung antara Desa Suranenggala Lor Kecamatan Greget menuju Kertasura Kecamatan Kapetakan yang dikerjakan CV Andrian disoal LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Karena dalam pelaksanaan pembangunannya diduga kuat dilakukan secara asal dan tidak mengacu kepada bestek.
 "Kalau kita lihat dari pelaksanaan proyek itu, pengusaha tak mengindahkan aturan sesuai yang tercantum dalam bestek," ungkap  Wegi Al Tasya, Ketua LSM PPC (Peduli Pribumi Cirebon) kepada LINGKAR JABAR, kemarin.
Ia menilai, pengusaha rekanan pemerintah itu sengaja tidak mempertimbangkan kualitas jalan penghubung kedua kecamatan tersebut. Hal itu terlihat pada pelaksanaan pembangunan kontruksi jalan dengan tidak melapisi bangunannya terlebih dulu.
 "Masa pelaksana proyek langsung menimpanya dengan hotmix tanpa dilapisi bahan kontruksi lainnya," ujarnya.
Dalam pelaksanaan hotmixpun, pengusaha telah melakukan pengurangan volume pekerjaan. Pasalnya, jalan yang dibangun itu hanya mengunakan hotmix tak lebih setebal 1 cm, bahkan cenderung kurang dari 1 cm.
 "Kita menduga, pihak pelaksana hanya mementingkan keuntungan semata dibandingkan dengan kualitas pekerjaan. Buktinya ketebalan hotmix sangat tipis sekali," papar Wegi.
Buruknya pengerjaan jalan desa itu, tak lepas dari peran pengawas Dinas Bina Marga atau Cipta Karya yang tidak maksimal menjalankan kinerjanya. Sebab, pengusaha tidak mungkin berani melakukan pengurangan volume pekerjaan jika pengawasannya dilaksanakan secara ketat.
 "Sebagai warga Cirebon, kita merasa prihatin dengan kondisi seperti itu. Terlebih anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan proyek nilainya mencapai Rp 560.071.000," paparnya.
Wegi mendesak agar pemerintah segera turun kelokasi peroyek dan melihat kondisi jalan yang dibangun mengunakan duit rakyat tersebut. "Kalau dibiarkan saja, kita pastikan umur jalan yang sudah dibangun duit ratusan juta itu tak akan tahan lama," tegasnya.
Sementara, ketika LINGKAR JABAR berhasil mengkonfirmasi pihak CV Andrian melalui telepon gemgamnya, Turba perwakilan pengusaha yang memenangkan tender membenarkan, apabila melaksanakan pekerjaan itu adalah perusahaannya, namun untuk pelaksanaan di lapangan pihaknya menyerahkan kepada mandor bernama Suminta.
 "Sebenarnya yang menghendel atau melaksanakan proyek, salah seorang wakil rakyat Kabupaten Cirebon bernisial U," tukas Turba, melalui pesan singkatnya. WAS ( C.12 )
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger